Menyambut Mentari Pertama di Gunung Batur Kintamani, Ada Tipsnya

Mentari pertama di wilayah Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, muncul sekitar pukul 06.02 Wita pada Kamis (2/10/2025).
Sebelum waktu matahari terbit tiba, puluhan wisatawan rela bangun dini hari demi melihat melihat langsung indahnya sunrise dari lokasi ini.
Kompas.com merasakan pengalaman ini pada awal Oktober 2025. Bersama rekan-rekan di sela trip media bersama Kopi Kenangan, saya berangkat sekitar pukul 04.30 Wita dari penginapan di Desa Oculus menuju lereng Gunung Batur.
Perjalanan darat menggunakan jip memakan waktu sekitar 30 menit, melewati jalan mulus, berkelok, hingga medan cukup berat yang berbatu.
Begitu memasuki jalan berbatu, hanya ada jalan satu arah tidak terlalu lebar yang bisa dilewati oleh mobil jip.
Rombongan kami yang terdiri dari empat jip, bergantian memasuki area lereng dan memarkir mobilnya di spot yang tersisa.
Meski belum genap pukul 05.00 Wita, saat itu lereng Gunung Batur sudah nyaris dipenuhi puluhan jip yang membawa wisatawan domestik hingga mancanegara.
Pemandangan matahari terbit (sunrise) di lereng Gunung Batur Bali.
Pada akhirnya, kami mendapatkan spot parkir jip paling atas yang bisa dibilang menjadi titik melihat sunrise terbaik.Selagi menunggu matahari terbit yang diperkirakan masih satu jam, supir jip menawarkan jasa foto dan video gratis bagi para wisatawan.
Kami diarahkan duduk di atas jip, berpose menghadap maupun membelakangi pemandangan gunung, termasuk bayang-bayang Gunung Rinjani nun jauh di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Meski langit masih gelap, hasil fotonya tak mengecewakan. Bli Komang, supir jip yang baru bekerja selama dua bulan, mampu mengambil foto estetik berlatar gelap hingga matahari terbit.
Mulai pukul 06.00 Wita, cahaya matahari berwarna oranye perlahan terlihat. Penampakannya berlangsung cepat. Kurang dari lima menit, indahnya bentuk matahari sudah terlihat sempurna.
Tumpukan kabut pun mulai terlihat, seiring terbitnya matahari di Bali. Kami bebas menikmati pemandangan sunrise ini kira-kira 20 menit, sebelum perlahan turun dari lereng gunung.
Bli Komang menyebut, kami termasuk rombongan beruntung yang dapat menyaksikan pemandangan ini.
Sebab sebelumnya, selama dua hari berturut-turut, tur jip sunrise di Bali tak beroperasi lantaran kondisi alam yang tidak mendung.
Tips lihat sunrise
Pemandangan matahari terbit (sunrise) di lereng Gunung Batur Bali.
Bali menawarkan pengalaman wisata alam mengagumkan. Baik dari terbit matahari hingga tenggelamnya bintang pusat tata surya ini.Namun, tidak semua wilayah di provinsi Bali bisa dijadikan spot melihat sunrise. Hanya beberapa area yang mampu menghadirkan pengalaman ini. Salah satunya di Kabupaten Bangli.
Layaknya kawasan puncak, Kabupaten Bangli terasa lebih sejuk dibandingkan wilayah lain di Bali, seperti Jembrana, Gianyar, dan Denpasar.
Itu sebabnya, penting untuk menyiapkan pakaian hangat sata melancong ke dataran tinggi di Bali ini, apalagi bila ingin melihat sunrise.
Suhu dingin di sekitar Kabupaten Bangli berkisar 16-18 derajat Celsius. Tidak terlalu ekstrem, tapi disarankan menyiapkan pakaian tebal atau jaket.
Bagi wisatawan yang masih merasa kedinginan, supir jip menyediakan selimut yang bisa dipakai gratis selama tur berlansung.
Tips melihat sunrise lainnya adalah memilih lokasi penginapan yang tak jauh dari kawasan ini.
Kamu dapat memilih akomodasi di Kabupaten Bangli dekat lokasi melihat sunrise dengan jarak tempuh tak lebih dari 30 menit.
Berapa biaya tur jip sunrise di Bali?
Perjalanan off road menggunakan jip menuju lokasi matahari terbit (sunrise) di lereng Gunung Batur Bali.
Biaya tur jip untuk melihat sunrise di Bali tidak selalu sama. Bli Komang dari RJA Kintamani Jeep Tour menuturkan, harganya mulai dari Rp 600.000 untuk satu mobil berkapasitas tiga orang wisatawan domestik."Kalau wisatawan mancanegara, harga turnya mulai Rp 1 jutaan untuk tiga orang," ujar dia.
Harga ini sudah termasuk tiket, biaya jemput ke hotel, fotografer, selimut, dan sarapan berupa roti, telur, serta air putih untuk setiap tamu.
Selain itu, wisatawan juga berkesempatan melanjutkan perjalanan off-road menuju tempat wisata letusan gunung berapi berupa pasir hitam (black sand) dan black lava, tanpa perlu membayar biaya tambahan.
Aktivitas wisata di kawasan wisata Gunung Batur meliputi foto-foto dan melihat langsung lava menghitam yang sudah mendingin dan membeku menajdi bebatuan.