Top 64+ Tim Siap Berlaga di Campus League, Futsal Jadi Cabor Pertama

kampus, futsal, campus league, 64 Tim Siap Berlaga di Campus League, Futsal Jadi Cabor Pertama

Kompetisi olahraga yang terstruktur dan berjenjang di berbagai tingkatan usia menjadi syarat mutlak dalam mengembangkan prestasi olahraga nasional.

Salah satu level yang memegang peranan penting dalam hal ini adalah perguruan tinggi, yang menjadi jalur strategis menuju olahraga profesional serta pembentukan atlet berprestasi.

Berangkat dari kesadaran tersebut, hadir Campus League, sebuah organisasi privat yang menginisiasi ruang pengembangan potensi mahasiswa — baik putra maupun putri — melalui kompetisi berbagai cabang olahraga (cabor) yang akan dilaksanakan secara konsisten, terstruktur, dan inklusif.

“Campus League lahir dari inisiatif untuk ikut serta berperan dalam peningkatan prestasi olahraga kita secara nasional,” kata CEO Campus League, Ryan Gozali, dalam keterangan resmi kepada KOMPAS.com, Jumat (3/10/2025).

"Kami melihat, kompetisi olahraga di level perguruan tinggi yang integral merupakan kebutuhan mutlak untuk memperkuat mata rantai prestasi olahraga kita yang belum sepenuhnya maksimal."

Campus League Bukan Sekadar Kompetisi Sesaat

Ryan menegaskan bahwa Campus League bukanlah program sementara.

Organisasi ini dibangun sebagai ekosistem jangka panjang demi menjangkau seluruh stakeholder olahraga serta sistem perguruan tinggi secara nasional.

Cetak biru Campus League telah disusun untuk 10 tahun ke depan, terbagi dalam tiga fase utama:

  • Fase I (2025–2027): Penyelenggaraan kompetisi di wilayah Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.
  • Fase II (2028–2029): Pengembangan konsep home & away, serta penambahan kompetisi di bidang non-olahraga.
  • Fase III (2030–2034): Fokus pada tahap sustainability, pembentukan closed league division, serta komersialisasi.

“Itu selaras dengan misi Campus League sebagai platform kompetisi olahraga antar kampus yang menjunjung tinggi kesetaraan, konsistensi, dan pertumbuhan jangka panjang, demi membentuk generasi muda yang utuh melalui pilar akademik, atletisme, dan afinitas,” jelas dia. 

Musim Nol Dimulai Oktober 2025: Futsal Jadi Cabor Perdana

Tahun ini, Campus League akan menggelar musim nol (zero season) sebagai edisi pembuka.

Futsal dipilih sebagai cabang olahraga perdana, mempertandingkan tim putra dan putri dari berbagai perguruan tinggi.

Kompetisi berlangsung selama tiga bulan, dari Oktober hingga Desember 2025, diikuti oleh 64 tim kampus dari empat kota besar di Pulau Jawa: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.

“Karena 2025 sudah memasuki kuartal terakhir, waktu tersisa cukup pendek, maka kami fokus untuk lebih dulu menggelar kompetisi futsal. Futsal merupakan olahraga paling populer di kalangan mahasiswa dan paling siap dipertandingkan segera,” tutur Ryan.

Pada 2026, musim perdana Campus League akan resmi bergulir dengan cakupan wilayah yang lebih luas dan cabang olahraga yang lebih beragam.

Akan dipertandingkan tiga cabor utama dengan peminat tertinggi di kalangan mahasiswa: basket, bulu tangkis (badminton), dan futsal.

Selain itu, juga akan diadakan kompetisi uni-games yang mencakup berbagai cabang seperti sepak bola putri, panjat dinding, Ju-jitsu, wushu, dart, dan biliar.

“Sementara musim perdana Campus League secara resmi akan berjalan pada 2026 dengan cakupan dan region yang lebih besar, serta cabang olahraga yang lebih beragam. Ada juga kompetisi non olahraga,” jelas Ryan.

Kolaborasi Inklusif untuk Kompetisi Berkualitas

Sebagai wadah yang inklusif, Campus League menggandeng perguruan tinggi dan sivitas akademika sebagai bagian utama dari ekosistemnya.

Selain itu, kolaborasi strategis juga dijalin dengan federasi olahraga, sponsor, media, dan komunitas olahraga.

Semua itu untuk memastikan kompetisi yang adil, berkualitas, dan berstandar nasional, dengan penilaian berbasis performa dan pelaksanaan yang konsisten di semua kota dan level pertandingan.

“Kami menyadari misi Campus League ini tidak bisa dicapai sendirian. Melainkan bergerak bersama sebagai ekosistem yang saling mendukung satu sama lain, demi mewujudkan Indonesia yang digdaya sepenuhnya melalui prestasi olahraga dan akademik,” tuturnya.