Bjorka Jual 4,9 Juta Nasabah Bank di Dark Web Seharga Puluhan Juta, Transkasi Pakai Kripto

Pemilik akun X Bjorka ditangkap Polda Metro Jaya
Pemilik akun X Bjorka ditangkap Polda Metro Jaya

Pemuda yang mengaku sebagai 'Bjorka' mengklaim berhasil membobol 4,9 juta data nasabah bank menjualnya lewat dark web dengan harga selangit.

Sekali transaksi data bisa bernilai puluhan juta rupiah. Hal itu diungkap Wakil Direktur Siber Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Fian Yunus.

"Berapa uang yang didapatkan ini juga kita belum bisa mendapatkan fakta secara jelas. Tapi pengakuannya sekali dia menjual data itu kurang lebih nilainya puluhan juta. Jadi tergantung orang-orang yang membeli data yang dia jual, melalui dark forum," kata dia, Kamis, 2 Oktober 2025.

Wadir Siber Polda Metro Jaya, AKBP Fian Yunus

Wadir Siber Polda Metro Jaya, AKBP Fian Yunus

Semua pembayaran dilakukan dalam mata uang kripto agar sulit dilacak. Pelaku mengklaim dapat data institusi luar negeri juga dalam negeri. Lalu perusahaan kesehatan hingga perusahaan swasta guna diperjualbelikan.

"Pada saat diperjualbelikan pelaku menerima pembayaran dengan menggunakan cryptocurrency. Pembayarannya tentunya dengan menggunakan berbagai macam mata uang cryptocurrency," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, sosok hacker yang mengaku sebagai 'Bjorka' dicokok Direktorat Siber Polda Metro Jaya. Sosoknya adalah pria berinisial WFT (22), warga Minahasa, Sulawesi Utara.

Dia mengklaim sudah meretas jutaan data nasabah bank swasta. Penangkapan dilakukan setelah enam bulan pengejaran. WFT diringkus di rumahnya di Desa Totolan, Kakas Barat, Minahasa, Selasa, 23 September 2025.

“Pemilik akun media sosial X yang dulu kita kenal dengan nama Twitter, media sosial X dengan nama akun Bjorka dan @bjorkanesiaaa," ucap Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Reonald Simanjuntak, Kamis, 2 Oktober 2025.