BBM RON Rendah vs RON Tinggi: Mana yang Tepat untuk Kendaraan?
SOLO, KOMPAS.com - Jenis bensin di pasaran cukup beragam, salah satu parameternya adalah nilai oktan yang terkandung atau Research Octane Number (RON). Semakin tinggi angka RON akan membuat BBM semakin berkuatlitas.
RON merupakan ukuran kualitas bahan bakar bensin yang menunjukkan kemampuan bahan bakar untuk menahan tekanan dan panas sebelum terbakar sesuai waktu yang diinginkan.
Semakin tinggi angka RON, semakin baik kemampuan bahan bakar dalam menahan tekanan tinggi, sehingga lebih stabil dan tidak menyebabkan knocking, yang dapat merusak mesin.
Paryudi, Technical Leader Nasmoco Bantul mengatakan mobil-mobil modern memiliki desain demikian rupa yakni memiliki kompresi tinggi, guna mencapai efisiensi.
“Bensin yang direkomendasikan paling minim RON 91, artinya harus pakai RON 92 agar masih bisa ditoleransi, semakin tinggi misal RON 98 makin bagus,” ucap Paryudi kepada Kompas.com, Minggu (28/9/2025).
Makin tinggi RON, maka bensin tidak akan mudah terbakar dengan sendirinya ketika terkena panas dan tekanan tinggi. Dengan demikian, pembakaran pada mesin akan terjadi sesuai dengan waktu yang diharapkan.
Ilustrasi pengisian BBM.
“Mesin menjadi bertenaga optimal, tidak muncul suara ngelitik yang bisa merusak mesin, karena ledakan terjadi tepat setelah piston melewati titik mati atas, bukan sebelumnya, sehingga akan mendorong secara optimal,” ucap Paryudi.
Eko Setiawan, pemilik bengkel Everest Motor Bintaro, Tangerang Selatan mengatakan umumnya mobil modern akan lebih bertenaga ketika diberi bensin RON tinggi.
“Paling minim kan RON 92, bila dikasih yang lebih tinggi akan menjadi lebih bertenaga, karena ledakannya lebih besar dan terjadi di waktu yang tepat, sesuai keinginan sistem,” ucap Eko kepada Kompas.com, Minggu (28/9/2025).
Eko mengatakan, bensin RON rendah cenderung membuat mesin ngelitik karena bahan bakar bisa terbakar lebih dini sebelum busi memercikkan bunga api.
“Bensin RON rendah tak tahan panas, akibatnya ledakan terjadi sebelum piston mencapai titik mati atas, dampaknya muncul getaran, terdengar oleh pengemudi sebagai suara ngelitik, tenaga juga jadi berkurang,” ucap Eko.
Jadi, bicara kendaraan modern yang memiliki kompresi tinggi lebih cocok menggunakan bensin RON tinggi.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.