Hari Pariwisata Sedunia: Tiga Destinasi Sport Tourism Domestik Paling Seru untuk Liburan Aktif ala Cove!
Jakarta, 24 September 2025 – Sport tourism atau wisata olahraga menjadi salah satu sektor pariwisata yang tumbuh pesat di Indonesia. Menurut Kemenparekraf, nilai ekonomi sport tourism diperkirakan mencapai Rp18,79 triliun pada 2024, terutama berkat kekayaan alam, kebudayaan, dan pembangunan fasilitas olahraga yang kian menjamur. Popularitas Indonesia sebagai destinasi sport tourism unggulan bagi wisatawan domestik dan mancanegara juga sudah terbukti dari penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025, agenda-agenda marathon internasional dan nasional, serta kemunculan berbagai studio serta lapangan olahraga di kota-kota besar.
Jakarta: Kota yang digadang jadi destinasi olahraga internasional
Pemerintah telah berulang kali menegaskan niat untuk menjadikan Jakarta sebagai destinasi olahraga internasional melalui berbagai acara dan pembangunan infrastruktur. Sebagai pusat bisnis dan hiburan, wilayah Jakarta Selatan turut menunjukkan geliat yang mendukung niat tersebut. Minat masyarakat dan wisatawan terhadap olahraga di Jakarta Selatan terus meningkat, ditopang dengan banyaknya fasilitas dan aktivitas yang menjadikannya salah satu destinasi sport tourism terbaik.
Bali: Berolahraga dengan latar alam, sehat jasmani dan rohani
Menikmati keindahan Bali bisa menyegarkan pikiran, dan fisik juga bisa ikut segar jika kita berolahraga di tengah pesona alamnya. Dikelilingi oleh pantai-pantai menawan, Bali seringkali menjadi destinasi sport tourism bagi wisatawan yang ingin mencoba watersport maupun pengalaman dalam berolahraga dengan suasana tropis yang khas.
Bandung: Surga bagi para penggiat olahraga jalan kaki dan berlari
Bagi para penggiat olahraga jalan kaki dan berlari, Bandung bisa menjadi destinasi sport tourism yang paling cocok. Kombinasi udara sejuk, jalan pedestrian yang luas, serta jalur perbukitan bisa membuat rute perjalanan olahraga semakin zen. Di Bandung, area Coblong tidak hanya memiliki akses ke sejumlah trek jogging, namun juga akses dekat ke daerah utara yang memiliki rute-rute perbukitan untuk yang menginginkan tantangan lebih.
Dengan berpartisipasi dalam sport tourism di ketiga destinasi tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan pengalaman liburan yang juga menyehatkan, tapi juga turut mendukung pariwisata Indonesia yang berkelanjutan. Sektor pariwisata ini memiliki dampak pesat bagi wilayah setempat melalui dukungan penciptaan lapangan kerja, perputaran ekonomi, dan memperkenalkan destinasi-destinasi wisata baru kepada khalayak yang lebih luas.