Terbang Dekat "Air Force One", Pilot Spirit Airlines Ditegur Jangan Main iPad!

Sebuah insiden udara yang melibatkan pesawat kepresidenan AS, Air Force One dan pesawat komersial Spirit Airlines menarik perhatian publik baru-baru ini.
Peristiwa tersebut terjadi ketika pesawat yang membawa Presiden AS Donald Trump sedang dalam perjalanan menuju Inggris untuk menghadiri pertemuan dengan para pemimpin negara pada minggu lalu.
Menurut laporan The New York Times, pesawat Spirit Airlines dengan nomor penerbangan Spirit 1300 sempat terbang terlalu dekat dengan Air Force One di wilayah udara Long Island, Amerika Serikat.
Petugas pengendali lalu lintas udara (ATC) sempat memberi peringatan tegas kepada pilot Spirit Airlines. Awalnya, ATC memerintahkan pesawat tersebut untuk mengubah arah/belok 20 derajat ke kanan:
“Spirit 1300, turn 20 degrees right,” perintah menara ATC.
Namun, perintah itu diabaikan hingga beberapa kali harus diulang:
“Pay attention, Spirit 1300, turn 20 degrees right. Spirit 1300, turn 20 degrees right now. Spirit Wings 1300, turn 20 degrees right immediately.”
Ilustrasi pesawat maskapai Spirit Airlines [Wikimedia/Tomás Del Coro].
Situasi makin memanas ketika ATC dengan nada kesal mengatakan, “Get off the iPad” atau jangan main iPad, yang seolah menyindir pilot dianggap tidak fokus pada perintah.
Berdasarkan data situs pelacak penerbangan, Flightradar24, jarak terdekat antara Spirit 1300 dan Air Force One hanya sekitar delapan mil secara lateral atau sekitar 12,8 kilometer.
Walau terbilang cukup jauh, jarak tersebut menjadi krusial mengingat kecepatan pesawat komersial bisa mencapai sekitar 800-965 km/jam.
Pada akhirnya, Spirit Airlines mengubah jalur penerbangannya tanpa insiden lebih lanjut.
Meski sempat diwarnai teguran keras dari ATC, termasuk sindiran soal “iPad”, insiden ini berakhir tanpa gangguan serius.
Baik Air Force One maupun Spirit Airlines 1300 sama-sama mendarat dengan selamat di tujuan masing-masing.
Ilustrasi pesawat Air Force One yang diproduksi oleh Boeing. (Twitter/The Boeing)
Pihak maskapai Spirit Airlines dalam pernyataan resminya menyebut bahwa penerbangan 1300 dari Fort Lauderdale (FLL) ke Boston (BOS) tetap mematuhi prosedur dan instruksi ATC, serta mendarat dengan selamat di Boston.
"Spirit Airlines flight 1300 (FLL-BOS) followed procedures and Air Traffic Control (ATC) instructions while en route to Boston (BOS) and landed uneventfully at BOS. Safety is always our top priority," tulis maskapai, dikutip KompasTekno dari Gizmodo, Minggu (21/9/2025).
Sementara itu, Federal Aviation Administration (FAA) mengonfirmasi telah mengetahui laporan tersebut. FAA menyatakan bahwa “required separation was maintained” atau jarak aman antar-pesawat tetap terjaga sesuai standar keselamatan penerbangan.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.