Hasil Tinju Dunia: Terence Crawford Bekuk Canelo Alvarez, Raih Gelar Bersejarah
Hasil tinju dunia memuat keberhasilan Terence Crawfrod atas Canelo Alvarez. Gelar kelas menengah super tak terbantahkan pun jadi milik Terence Crawford.
Duel kelas menengah super Canelo Alvarez vs Terence Crawford digelar di Allegiant Stadium, Las Vegas, Nevada, Sabtu (13/9/2025) atau Minggu (14/9/2025) siang WIB.
Terence Crawford keluar sebagai pemenang lewat keputusan mutlak juri alias unanimous decision.
Hasil ini menegaskan kiprah impresif Terence Crawford. Dari 42 pertarungan profesional, ia tak pernah menelan kekalahan dan 31 di antaranya berakhir dengan kemenangan knockout.
Ia juga berhasil menyandang status juara tak terbantahkan di kelas ringan super serta welter.
Terence Crawford pun jadi satu-satunya petinju putra yang berhasil menjadi juara tak terbantahkan di tiga kelas berbeda. Prestasi serupa pernah tercatat di tinju putri, atas nama Claressa Shields.
Di sisi lain, Saul "Canelo" Alvarez juga merupakan juara di empat divisi. Dua kekalahan yang pernah diterimanya dari total 63 duel terjadi saat melawan Floyd Mayweather pada 2013 dan Dmitry Bivol pada 2022.
Ketika dibekuk Bivol, Canelo Alvarez naik ke kelas berat ringan untuk memburu gelar juara dunia.
Ronde 1
Crawford langsung mengambil inisiatif dengan maju menekan dan melepaskan jab ke arah tubuh.
Lebih dari satu menit, Canelo belum melancarkan pukulan. Crawford terus bergerak memutari lawan, sementara Canelo mencoba menyasar tubuh dengan pukulan kiri.
Sebuah kombinasi Crawford mendarat telak. Canelo berusaha fokus menyerang ke badan, namun pergerakan lincah Crawford membuatnya sulit dijangkau. 10-9 untuk Crawford di ronde pertama.
Ronde 2
Pada jeda ronde pelatih Crawford, Brian "BoMac" McIntyre, terus memohon agar sang petinju lebih sering mengandalkan jab.
Crawford langsung mendaratkan pukulan bersih di awal ronde kedua. Alvarez membalas dengan serangan ke tubuh, namun Crawford segera menghindar.
Tak lama, kombinasi cantik dari Crawford masuk tepat saat petinju Meksiko itu mencoba mengatur ulang posisinya. Canelo kemudian terdesak ke tali ring, melancarkan counter kiri yang biasanya berbahaya bagi lawan yang menekan, dan sempat mengenai pipi Crawford. Namun, Bud, sapaan Terence Crawford tetap unggul di ronde kedua. 20-18 untuk Bud.
Ronde 3
Canelo mencoba menekan lewat jab yang lebih tegas. Crawford sudah siap merespons, namun pukulannya belum mengenai sasaran. Situasi berubah beberapa saat kemudian, ketika ia mulai menemukan ritme dengan jab yang efektif, sementara Canelo Alvarez semakin fokus menyerang tubuh Crawford. Menjelang akhir ronde, keduanya mendaratkan pukulan keras dan aksi mulai memanas. 30-27 buat Terence Crawford.
Ronde 4
Canelo Alvarez mulai menemukan celah untuk menyerang Terence Crawford. Pukulan jabnya berhasil mengenai muka sang rival.
Di sisi lain, Terence Crawford juga mendaratkan pukulan uppercut cukup telak kepada Canelo Alvarez. Terence Crawford masih memimpin 40-36
Ronde 5
Gerakan tubuh bagian atas Canelo membuatnya terhindar dari tekanan. Kedua petinju saling melancarkan pukulan keras, dengan Crawford melempar jab sambil menyelipkan pukulan kanan.
Canelo membalas lewat hook ke arah tubuh lawan. Tidak banyak aksi berarti di ronde ini. Skor 10-9 untuk Canelo, total skor sementara 49-46 masih untuk Crawford.
Ronde 6
Pukulan kiri Terence Crawford yang mendarat telak menjadi sorotan dalam ronde ini. Ia bahkan tampak tersenyum dan menjulurkan lidah.
Sementara itu, mata kanan Canelo mulai bengkak. Crawford kemudian berteriak ke arah Canelo, seperti hendak membuyarkan konsentrasi sang lawan.
Terence Crawford masih memimpin 59-55.
Ronde 7
Memasuki paruh kedua pertarungan Crawford tetap dominan. Alvarez berusaha mengambil alih momentum, namun kesulitan mengikuti pergerakan Crawford.
Canelo Alvarez tak mampu menembus pertahanan Terence Crawford yang nyaris tanpa cela. Skor 69-64 buat Terence Crawford.
Ronde 8
Crawford menggeleng santai setelah berhasil menghindari serbuan uppercut dari sang rival asal Meksiko.
Canelo sempat melepaskan pukulan kanan keras, namun Crawford langsung membalas lalu meluncur menjauh.
Canelo terus menyerang badan Terence Crawford, tapi waktunya kian menipis. Skor 78-74, Terence Crawford terus unggul.
Ronde 9
Crawford membuka ronde dengan rentetan pukulan! Crawford lalu mengalami luka akibat benturan kepala Canelo yang tidak disengaja. Canelo Alvarez langsung meminta maaf.
Alvarez mendaratkan pukulan, namun Crawford cepat bergerak lagi sebelum membalas dengan beberapa serangan balik. Ia tampak sangat percaya diri di atas ring.
Terence Crawford memimpin 88-83.
Ronde 10
Canelo Alvarez menyerang agresif, memaksa masuk, dan mendaratkan pukulan kanan. Crawford menanggapinya dengan rileks lalu membalas dengan kombinasi ke arah atas.
Di pertengahan ronde, Alvarez kembali mengenai sasaran dengan pukulan kanan telak.
Namun Crawford tetap bergerak tanpa henti, memperlihatkan ketahanannya yang luar biasa. Ia lalu melancarkan serangan beruntun dengan pukulan melingkar saat waktu tersisa sekitar 30 detik. Skor 98-92 untuk Crawford.
Ronde 11
Crawford sukses melancarkan uppercut dan Alvarez membalas dengan pukulan ke tubuh. Crawford menunjukkan keberanian untuk bertahan di dalam, lalu menghantam Alvarez dengan uppercut kiri.
Crawford mulai mengendalikan laga. Namun Alvarez kemudian mendaratkan sebuah uppercut telak.
Crawford membalas dengan kombinasi dan menghantam wajah Alvarez. Alvarez tampak frustrasi. Ia mengenai lawan dengan pukulan kiri, tapi Crawford langsung merespons dengan dua pukulan cepat.
Ronde 12
Canelo seperti dilanda keputusaaan dan mengayunkan tinjunya habis-habisan.
Hook kiri kemudian keras melintas tipis di dagu Canelo, lalu sebuah pukulan kanan menghantam dari Canelo. Keduanya saling bertukar pukulan keras jelang akhir laga.
Hingga pertengahan ronde ke-12, Crawford sudah mendaratkan 157 pukulan berbanding 123 dari Canelo.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.