Bandara Nepal Ditutup, Sejumlah Maskapai Batalkan Penerbangan hingga 12 September 2025

demo Nepal, Bandara Nepal, Tribhuvan International Airport, Bandara Nepal ditutup, Bandara Nepal Ditutup, Sejumlah Maskapai Batalkan Penerbangan hingga 12 September 2025

Adanya demonstrasi besar-besaran yang terjadi di sejumlah tempat di Nepal, Tribhuvan International Airport (TIA) ditutup sementara sejak Selasa (9/9/2025).

Dikutip dari The Himalayan Times, penutupan ini dilakukan karena alasan keamanan dan keselamatan seluruh pihak.

Terlebih, meningkatnya demonstrasi yang terjadi di Lembah Kathmandu hingga kebakaran di Gothatar menyebabkan adanya asap berbahaya di landasan pacu Bandara Nepal tersebut.

Saat ini, Tentara Nepal tengah melakuan pengamanan di wilayah Bandara TIA yang berlokasi di Kathmandu tersebut.

Tak ada penerbangan

Menyusul arahan ini, maka tidak ada penerbangan domestik, perjalanan internasional, maupun helikopter yang melakukan pendaratan maupun lepas landas di Tribhuvan International Airport (TIA).

demo Nepal, Bandara Nepal, Tribhuvan International Airport, Bandara Nepal ditutup, Bandara Nepal Ditutup, Sejumlah Maskapai Batalkan Penerbangan hingga 12 September 2025

Ilustrasi pesawat Air India. Pesawat Air India Boeing 787 Dreamliner Diklaim Paling Aman, Whistleblower Pernah Beri Peringatan

Sejumlah maskapai penerbangan seperti Air India, IndiGo, hingga SpiceJet juga membatalkan penerbangan hingga Jumat (12/9).

Seperti melansir Times of India, Air India menghimbau para penumpang yang memiliki tiket dari atau menuju Kathmandu sejak 9 September 2025 untuk melakukan reschedule atau penjadwalan ulang pada 11 September 2025 mendatang.

Sementara SpiceJet melakukan pembatalan penerbangan pada 10 September 2025 dan akan menginformasikan detail pembatalan atau penjadwalan ulang melalui pesan teks dan email kepada para penumpang.

IndiGo juga membuat pengumuman resmi melalui akun X @IndiGo6E bahwa perjalanan dari dan menuju Kathmandu akan dibatalkan hingga 12 September 2025 mendatang.

Warga Negara Asing diminta segera mencari bantuan

Terkait kondisi tersebut, Angkatan Darat Nepal mengeluarkan himbauan kepada Warga Negara Asing yang yang berada di dekat lokasi demonstrasi untuk segera mencari bantuan dari badan keamanan terdekat.

Pihak Angkatan Darat juga berkoordinasi dengan hotel, operator pariwisata, dan organisasi afiliasi layanan untuk memfasilitasi WNA.

Saat ini, sejumlah hotel bahkan melaporkan kesulitan menampung wisatawan yang terlantar.

Sementara itu, terkait sampai kapan penutupan bandara akan berlangsung, belum ada informasi lebih lanjut dari pihak otoritas setempat.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.