Strategi yang Bikin Pedro Acosta Gagal Podium di Catalunya

 Duel antara pembalap KTM Pedro Acosta dan Enea Bastianini di MotoGP Catalunya sempat jadi sorotan.

Keduanya memperebutkan posisi ketiga. Meskipun Acosta sempat memimpin, Bastianini berhasil mengambil alih dan menjaga jarak sampai balapan berakhir.

Bastianini berhasil menyumbangkan podium buat KTM di MotoGP Catalunya. Sedangkan Acosta finish keempat.

Usai balapan utama, Pedro Acosta mengakui kesalahan strategi pemilihan ban berperan penting. 

Pedro Acosta di Catalunya

Di MotoGP Catalunya 2025, Pedro Acosta memilih pakai ban belakang soft compound karena alasan tertentu.

Salah satunya adalah penggunaan ban itu dinilai tepat jika berkaca dari pengalaman saat Sprint Race satu hari sebelum balapan utama.

Saat itu Acosta menempati peringkat keempat. Sementara Bastianini tepat berada di belakangnya.

“Saya memutuskan untuk pakai (ban) soft. Benar, setelah 10 lap saya sebenarnya sudah 'selesai' dan (merasa) kesulitan,” kata Acosta dikutip dari Crash, Selasa (09/09).

Ban soft compound diketahui memiliki keunggulan punya grip kuat di lintasan kering dan di awal balapan. Hanya saja jelang akhir race, struktur ban lebih cepat menipis.

Strategi serupa diketahui sudah digunakan Acosta ketika berlaga di Sirkuit Balaton Park. Dia finish kedua di MotoGP Hungaria 2025.

Namun strategi yang sama memang belum tentu optimal ketika digunakan di sirkuit berbeda. 

“Tetapi menurut saya kami patut merasa senang, dua kali peringkat empat pekan ini. Kami berusaha tetap berada di lima besar, konstan di sana,” tegas Acosta.

Dirinya mengaku bakal bersiap untuk MotoGP San Marino yang berlangsung akhir pekan ini, masih dengan target utama finish lima besar.

Sekadar informasi, Pedro Acosta sekarang bertengger di peringkat kelima klasemen sementara MotoGP 2025 dengan capaian 183 poin.

Di depannya ada rider Aprilia, Marco Bezzecchi sebanyak 197 poin. Sedangkan posisi pertama dipertahankan oleh Marc Marquez di 487 poin.

Pedro Acosta di Catalunya

Perolehan poin dari dua pembalap KTM itu turut berkontribusi membuat KTM menyusul Aprilia di klasemen konstruktor MotoGP 2025.

Keduanya hanya terpaut dua angka saja, KTM 237 poin sementara Aprilia 239 poin.

Sedangkan titel juara dunia konstruktor MotoGP 2025 dikunci oleh Ducati di MotoGP Catalunya 2025 dengan perolehan 541 poin.