Koleksi Kendaraan Mochamad Irfan Yusuf, Menteri Haji dan Umroh RI

 Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan reshuffle kabinet Merah Putih. Sejumlah posisi menteri resmi diganti untuk meningkatkan kinerja pemerintahan di masa depan.

Salah satu yang paling banyak mendapat perhatian adalah berdirinya lembaga baru yaitu Kementerian Haji dan Umrah. Mochamad Irfan Yusuf resmi menjadi Menteri Haji dan Umrah pertama di Indonesia setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji.

Kehadirannya diharapkan bisa mengatasi beragam masalah haji dan umrah yang belakangan menjadi perhatian banyak pihak.

Sebagai pembantu presiden, Mochamad Irfan Yusuf pun kini mendapat sorotan dari banyak kalangan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah koleksi kendaraannya.

Pajero Sport 2021 Mochamad Irfan Yusuf

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), dirinya memiliki tiga kendaraan pribadi. Jumlah itu terdiri atas satu mobil dan dua sepeda motor dengan total nilai sebesar Rp 505 juta.

Dalam LHKPN disampaikan bahwa dirinya mempunyai Mitsubishi Pajero Sport lansiran 2021 senilai Rp 500 juta. Mobil itu ia dapatkan dari hasil sendiri.

Selanjutnya adalah Honda Vario lansiran 2010 dari hasil sendiri. Nilai kendaraan roda dua tersebut adalah Rp 3 juta.

Sementara koleksi ketiganya adalah Yamaha Mio produksi 2008. Kendaraan tersebut didapatkan dari hasil sendiri dan kini memiliki nilai Rp 2 juta.

Meski koleksi kendaraannya cenderung sederhana, sebenarnya Mochamad Irfan Yusuf mempunyai kekayaan yang cukup besar. Total hartanya adalah sebesar Rp 16,2 miliar dan tidak memiliki utang.

Aset terbesarnya adalah tanah dan bangunan dengan nilai Rp 13,26 miliar. Dalam LHKPN dirinya mempunyai enam properti di Jawa Timur yang didapatkan baik dari warisan maupun hasil sendiri.

Tercatat dirinya mempunyai tanah seluas 9.000 m² di Kabupaten Jombang senilai Rp 4,5 miliar. Harta ini ia dapatkan dari warisan.

Mochamad Irfan Yusuf

Ia juga memiliki tanah seluas 8.000 m² di Kabupaten Jombang senilai Rp 4 miliar. Kali ini dirinya mendapatkannya dari hasil sendiri.

Selain di Jombang, dirinya juga memiliki tanah dan bangunan di Surabaya dengan luas 36 m² senilai Rp 500 juta. Ia mendapatkannya dari hasil sendiri.

Selain itu, dirinya juga tercatat mempunyai kas dan setara kas sebesar Rp 2,4 miliar.