Dari Novel ke Layar Lebar, Hanum Rais Pamer Enam IP Baru
Hanum Rais, novelis dan penulis naskah, memanfaatkan momentum terpilihnya sebagai salah satu Content Market Participant 2025 di JAFF Market untuk merilis enam IP dari berbagai genre. Pada ajang industri kreatif yang mempertemukan kreator, investor, dan produser film Asia ini, Hanum menegaskan komitmennya memperluas eksplorasi tema dalam karya-karyanya.
IP utama yang ia tampilkan adalah novel Sangkakala di Langit Andalusia, pemenang Book of the Year IKAPI IBF 2024, yang mencuri perhatian pengunjung JAFF Content Market. Scroll lebih lanjut yuk!
Novel Sangkakala di Langit Andalusia mengisahkan dua warga Indonesia yang ditugaskan memecahkan misteri kiamat Islam di Andalusia lewat sebuah inskripsi di museum Spanyol. Mereka menelusuri hilangnya peradaban Islam yang pernah berjaya selama tujuh abad sebelum tersapu dari bumi Eropa.
Dengan alur maju–mundur yang menautkan masa kini dan masa lalu, cerita ini mengajak pembaca melihat kembali hubungan retak antara Islam, Kristen, dan Yahudi, yang pernah hidup berdampingan secara harmonis di tanah Andalusia.
Selain Sangkakala di Langit Andalusia, Hanum Rais memperkenalkan lima IP baru yang akan menjadi buku terbarunya pada 2026. Seluruhnya hadir dengan tema berbeda, mulai dari romansa, drama keluarga, hingga sci-fi dan horor.
“Sebagai penulis, saya tertantang untuk bisa menulis berbagai tema mulai dari drama keluarga, romansa, sci-fi hingga folklore horor. Namun muaranya satu tentang manusia dan kemanusiaannya,” ujar Hanum Rais saat memperkenalkan IP tersebut, didampingi suaminya, Rangga Almahendra.
Berikut daftar lima IP yang ia rilis:
1. Demi Waktu
Roman bertema time-travel yang terinspirasi dari ayat Al-Qur’an ketika Allah bersumpah “demi waktu”. Kisah ini mengikuti Indah yang berniat kembali ke masa lalu demi memperjuangkan cinta yang terlambat datang.
Keinginannya muncul setelah sang pujaan hati menyampaikan pengandaian, “seandainya kita bisa bertemu lebih awal.” Dalam prosesnya, Indah justru menemukan sosok baru yang mencintainya tanpa syarat dan melampaui batas waktu.
2. Kasih Single Mom
Kisah dramatis tentang Kedasih, seorang psikiater yang sesekali menyamar sebagai pria demi menjadi role model ayah bagi anak laki-lakinya. Ia berjuang memberikan best core memories seorang ayah sembari menghadapi luka masa lalu dan kebencian terhadap mantan suami yang pernah melukai dirinya.
Di waktu yang sama, ia tidak boleh mengucapkan satu pun hal buruk tentang sang mantan kepada anaknya. Konflik batin inilah yang membentuk inti cerita.
3. Obsesi
Novel ini menyoroti kisah cinta sesama dua pria yang berusaha “menghidupkan” buah hati virtual mereka lewat teknologi rekayasa kedokteran dan kecerdasan buatan. Upaya mereka mendorong batas-batas sains justru membuka kenyataan pahit: tidak ada obsesi yang dapat melawan kehendak dan garis Tuhan.
4. Ruh Alam Rahim – Series
Spin-off dari film I Am Sarahza yang akan tayang pada 2026. Serial ini menyajikan lima cerita tentang keluh kesah ruh-ruh di alam rahim yang menyaksikan drama kehidupan calon orang tuanya sebelum mereka dilahirkan. Tema sentralnya menyoroti takdir, ikatan, dan perjalanan spiritual dengan pendekatan puitis.
5. Black Weton – Weton Hitam Series
Cerita ini berfokus pada kaum “gifted” di Indonesia dengan latar kosmologi mistik Jawa kuno. Para tokohnya melakukan ritual hitam menggunakan benda-benda keramat untuk memperkuat weton hingga menghasilkan kekuatan di luar nalar. Namun kekuatan tersebut justru menimbulkan bencana yang tidak terbayangkan.
JAFF Content Market merupakan bagian dari Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF), salah satu festival film terbesar di Asia Tenggara yang telah berjalan selama dua dekade. Sebagai platform market, acara ini mempertemukan kreator, produser, investor, dan pelaku ekosistem perfilman Asia untuk mengembangkan proyek lintas medium, termasuk adaptasi IP ke film atau serial.