Daftar Harga MPV Listrik Juni 2026, Xpeng Naik Harga
Pasar kendaraan listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Menariknya, dominasi tidak lagi sekadar milik model hatchback atau SUV kompak, melainkan sudah merambah ke segmen Multi Purpose Vehicle (MPV).
Sebagai mobil keluarga, MPV listrik menawarkan kombinasi kabin yang lapang, kenyamanan berkendara, serta efisiensi biaya operasional yang jauh lebih murah ketimbang mobil konvensional bermesin bensin.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode Januari-April 2026, peta persaingan di segmen ramah lingkungan ini terlihat cukup kontras. Beberapa pabrikan langsung tancap gas, sementara sebagian lainnya masih merangkak mencari celah pasar.
MPV listrik premium Xpeng X9
BYD M6 Melaju Sendirian
Posisi puncak saat ini kokoh digenggam oleh raksasa otomotif asal China, Build Your Dreams (BYD), melalui lini andalannya, BYD M6. Sejak pertama kali diperkenalkan, MPV medium ini langsung merebut hati konsumen Tanah Air.
Tercatat, BYD M6 membukukan angka penjualan wholesales (pabrik ke dealer) fantastis sebesar 4.820 unit dalam empat bulan pertama tahun ini.
Faktor harga yang kompetitif, berada di rentang Rp 383 juta hingga Rp 433 juta, serta akomodasi khas mobil keluarga 7-penumpang menjadi senjata utama BYD M6 dalam mendominasi pasar.
MPV listrik Denza D9 di diler Haka Auto, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026).
Membuntuti di posisi kedua, Wuling Cortez Darion EV juga menunjukkan taji yang cukup kuat. Mengandalkan nama besar Cortez yang sudah akrab di telinga masyarakat, versi bertenaga setrum ini berhasil terdistribusi sebanyak 2.531 unit dengan banderol harga Rp 399 juta hingga Rp 459 juta.
Geliat MPV Listrik Premium
Menariknya, gempuran mobil listrik tidak hanya menyasar segmen menengah. Pasar MPV premium dengan harga mendekati miliaran rupiah rupanya tetap memiliki konsumen loyal.
Aletra L8 EV
Denza D9, yang merupakan sub-brand mewah dari BYD, sukses nangkring di posisi ketiga dengan penjualan mencapai 2.149 unit. Angka ini terbilang luar biasa untuk sebuah MPV premium yang dipasarkan di angka Rp 950 juta.
Tepat di bawahnya, Xpeng X9 yang dibanderol mulai Rp 990 juta hingga Rp 1,209 miliar, juga mencatatkan rapor yang cukup positif dengan mengantongi penjualan sebanyak 692 unit.
Volkswagen ID. Buzz resmi terbentuk di Indonesia
Sementara itu, pabrikan Eropa Volkswagen (VW) melalui model ikonik bernuansa retro modern, ID. Buzz, harus puas berada di posisi ketujuh. Dilego dengan harga Rp 1,495 miliar hingga Rp 1,575 miliar, MPV legendaris versi modern ini terjual sebanyak 50 unit.
Pemain Baru dan Rapor Maxus
Untuk segmen menengah lainnya, pendatang baru Aletra L8 yang dipasarkan dengan harga Rp 488 juta perlahan mulai menunjukkan eksistensinya dengan torehan 168 unit.
Maxus Mifa 7 dan 9
Sedangkan jenama Maxus terpantau masih berjuang ekstra untuk meningkatkan penetrasi pasar di Indonesia. Model premiumnya, Maxus Mifa 9 yang dihargai Rp 899 juta, tercatat baru terjual 94 unit.
Sementara sang adik, Maxus Mifa 7 yang dibanderol Rp 799 juta, baru membukukan angka pengiriman sebanyak 5 unit saja.
Mifa 9 Lombardi Edition.
Melihat pergerakan angka ini, jelas bahwa faktor penentu utama diterimanya MPV listrik oleh konsumen Indonesia saat ini masih berputar pada keseimbangan antara fungsionalitas kabin, jangkauan baterai, dan tentunya harga jual yang rasional.
Daftar Harga MPV Listrik Juni 2026:
BYD
- M6 Standard: Rp 383 juta
- M6 Superior 7-Seater: Rp 423 juta
- M6 Superior Captain Seat: Rp 433 juta
Wuling
- Cortez Darion EV CE: Rp 399 juta
- Cortez Darion EV EX: Rp 459 juta
Denza
- D9: Rp 950 juta
Xpeng
- X9 Standard: Rp 990 juta
- X9 Long Range Pro: Rp 1,169 miliar (sebelumnya Rp 1,059 miliar)
- X9 Long Range Pro Plus: Rp 1,209 miliar (sebelumnya Rp 1,099 miliar)
Aletra
- L8 EV: Rp 488 juta
- L8 EV Aero Line: Rp 493 juta
VW
- ID. Buzz: Rp 1,495 miliar
- ID. Buzz Business Edition: Rp 1,575 miliar
Maxus
- Mifa 7: Rp 799 juta
- Mifa 9: Rp 899 juta