Jangan Tunggu Jebol, Mobil Matik Perlu Flushing Berkala

oli transmisi, transmisi matik, Jangan Tunggu Jebol, Mobil Matik Perlu Flushing Berkala

Perawatan transmisi matik kerap dianggap sepele oleh sebagian pemilik mobil. Tidak sedikit yang mengira penggantian oli transmisi dilakukan dengan cara yang sama seperti mengganti oli mesin.

Padahal, metode tersebut dinilai kurang efektif dan berpotensi membuat oli lama masih tertinggal di dalam sistem transmisi.

Banyak yang mengira ganti oli transmisi sama seperti ganti oli mesin, padahal berbeda jauh,” ujar Budi Novianto, pemilik bengkel spesialis transmisi Cakrawala Matic Solutions di Cibinong, kepada Kompas.com belum lama ini.

oli transmisi, transmisi matik, Jangan Tunggu Jebol, Mobil Matik Perlu Flushing Berkala

Bengkel transmisi matik di Bogor, Junior Autoservice Automatic

Pada mesin, hampir seluruh oli dapat keluar ketika baut pembuangan dibuka. Namun kondisi tersebut tidak berlaku pada transmisi matik.

Menurut Budi, saat oli transmisi dikuras dengan cara biasa, hanya sekitar separuh dari total volume oli yang benar-benar keluar dari sistem. Sisanya masih tertinggal di berbagai komponen internal.

Bersihkan Oli Lebih Maksimal

Oli transmisi yang masih tertinggal umumnya berada di sejumlah komponen penting seperti valve body, clutch, jalur pendinginan, hingga torque converter. Karena itu, penggantian oli transmisi yang ideal sebaiknya menggunakan metode flushing.

oli transmisi, transmisi matik, Jangan Tunggu Jebol, Mobil Matik Perlu Flushing Berkala

Flushing Oli Matik

Melalui proses flushing, oli lama akan dikeluarkan secara bertahap dan digantikan dengan oli baru hingga kondisi sistem benar-benar bersih. Metode ini dinilai jauh lebih efektif dibandingkan pengurasan biasa.

Flushing itu seperti 'cuci darah'. Oli lama dikeluarkan, dimasukkan oli baru, diputar lagi, dan dilakukan 3–4 kali hingga benar-benar bersih,” kata dia.

Sebagai gambaran, pada Hyundai H1 kebutuhan oli transmisi untuk penggantian biasa sekitar 8 liter. Namun jika menggunakan metode flushing, jumlah oli yang dibutuhkan bisa mencapai 12 hingga 16 liter agar seluruh sisa oli lama benar-benar tergantikan.

oli transmisi, transmisi matik, Jangan Tunggu Jebol, Mobil Matik Perlu Flushing Berkala

Flushing oli matik

Meski terdengar rumit, proses flushing sebenarnya relatif cepat. Pengerjaan hanya membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 15 menit. Namun sebelum proses dilakukan, kendaraan biasanya perlu didinginkan terlebih dahulu selama kurang lebih 20 menit.

Jangan Tunggu Rusak

Selain melakukan flushing secara berkala, pemilik mobil matik juga disarankan rutin memeriksa kondisi dan volume oli transmisi. Langkah sederhana ini sering kali diabaikan, padahal dapat mencegah kerusakan serius yang membutuhkan biaya perbaikan besar.

Budi menyarankan flushing dilakukan setiap 20.000 kilometer atau setidaknya satu kali dalam setahun untuk penggunaan normal. Sementara pengecekan level oli sebaiknya dilakukan minimal seminggu sekali.

oli transmisi, transmisi matik, Jangan Tunggu Jebol, Mobil Matik Perlu Flushing Berkala

Mekanik bengkel sedang melakukan pergantian oli matik dengan cara di kuras

“Banyak kasus rusak karena olinya habis. Ada selang pernapasan di transmisi yang bisa menguapkan oli. Lama-lama volumenya berkurang tanpa disadari, akhirnya rusak,” ucap Budi.

Dengan biaya perbaikan transmisi matik yang bisa mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah, melakukan flushing dan pemeriksaan oli secara rutin menjadi langkah penting untuk menjaga performa sekaligus memperpanjang usia pakai transmisi kendaraan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang