Aespa Ubah Total Penampilannya di Album “Lemonade”, Kini Tampil Retro dan Berani

Lemonade, retro, Aespa, Aespa Ubah Total Penampilannya di Album “Lemonade”, Kini Tampil Retro dan Berani, Tampil beda dari era sebelumnya, Fashion retro yang terhubung dengan konsep cerita, Tetap membawa pesan percaya diri, Tahun besar bagi Aespa

Aespa kembali mencuri perhatian, bukan hanya lewat musik baru, tetapi juga perubahan gaya yang cukup mengejutkan.

Dalam video musik "Lemonade", lagu utama dari album studio kedua mereka yang dirilis pada 29 Mei 2026, Karina, Giselle, Winter, dan Ningning tampil dengan nuansa retro yang jauh berbeda dari citra futuristik yang selama ini melekat pada grup tersebut.

Melansir Vogue (29/5/2026), Aespa meninggalkan sementara estetika Y3K yang identik dengan dunia digital dan nuansa futuristis, lalu beralih ke gaya mod yang terinspirasi era 1950-an dan 1960-an.

Perubahan itu terlihat dari pilihan busana berwarna cerah, gaun shift dress, rambut bouffant bervolume, hingga bulu mata tebal yang menjadi elemen utama dalam video musik terbaru mereka.

Tampil beda dari era sebelumnya

Sejak debut pada 2020, Aespa dikenal lewat konsep visual yang tajam dan modern. Karina, Giselle, Winter, dan Ningning sering tampil dengan gaya yang mengingatkan pada dunia virtual dan estetika ala film fiksi ilmiah.

Karina mengatakan publik selama ini mengenal Aespa melalui karakter musik dan visual yang futuristis.

"Saya rasa banyak orang mengenal dan menyukai Aespa karena suara kami yang tajam dan futuristis," kata Karina.

Namun, melalui "Lemonade", grup tersebut ingin mengeksplorasi sisi lain dari identitas mereka.

"Dengan Lemonade, kami ingin mendorong perasaan itu lebih jauh lagi. Kami menyebutnya sebagai versi Aespa yang lebih 'asam', tetap sangat Aespa, tetapi dengan rasa yang lebih kuat dan lebih menggetarkan," ujar Karina.

Meski tampil berbeda secara visual, perubahan tersebut tetap dirancang agar selaras dengan identitas grup yang telah dibangun selama beberapa tahun terakhir.

Fashion retro yang terhubung dengan konsep cerita

Lemonade, retro, Aespa, Aespa Ubah Total Penampilannya di Album “Lemonade”, Kini Tampil Retro dan Berani, Tampil beda dari era sebelumnya, Fashion retro yang terhubung dengan konsep cerita, Tetap membawa pesan percaya diri, Tahun besar bagi Aespa

Tangkapan layar akun Instagram SM Entertainment @smtown. Aespa mengejutkan penggemar dengan meninggalkan citra futuristik mereka dan tampil dalam gaya retro penuh warna di album terbaru Lemonade.

Tim visual Aespa menjelaskan bahwa inspirasi busana retro dalam video musik "Lemonade" berasal dari nuansa lagu itu sendiri serta konsep dunia paralel yang ditampilkan dalam video.

Aespa memang dikenal sebagai grup yang selalu mengusung narasi dan konsep cerita yang kuat dalam setiap perilisan musik mereka.

Karena itu, perubahan gaya bukan sekadar pergantian kostum, melainkan bagian dari cerita yang ingin mereka bangun dalam album terbaru.

warna cerah, siluet klasik, dan detail fashion ala era lampau menjadi cara baru bagi Aespa untuk memperluas dunia visual mereka tanpa meninggalkan karakter utama grup.

Tetap membawa pesan percaya diri

Di balik perubahan penampilan, "Lemonade" tetap membawa tema yang selama ini dekat dengan Aespa, yaitu kepercayaan diri dan pemberdayaan diri.

Giselle mengatakan lagu tersebut mengajak pendengar untuk tidak terlalu terpengaruh oleh suara-suara negatif dari luar.

"Saya pikir Lemonade benar-benar tentang tidak membiarkan kebisingan dari luar terlalu memengaruhi diri kita," kata Giselle.

"Seberapa pun kacau keadaan yang terjadi, ini tentang tetap menjadi diri sendiri dan melangkah maju dengan percaya diri. Ketika hidup memberi Anda lemon, buatlah lemonade," lanjutnya.

Pesan itu hadir di tengah berbagai pencapaian besar yang diraih Aespa sepanjang tahun ini.

Tahun besar bagi Aespa

Bulan ini menjadi salah satu periode penting dalam perjalanan karier grup tersebut. Karina dan Ningning melakukan debut mereka di Met Gala, sementara Aespa juga dijadwalkan tampil di festival musik Lollapalooza pada musim panas tahun ini.

Winter mengungkapkan bahwa grupnya tengah menyiapkan sesuatu yang belum pernah ditampilkan sebelumnya untuk penampilan tersebut.

"Kami menyiapkan sesuatu yang spesial yang akan dilihat penggemar untuk pertama kalinya di sana," kata Winter.

Setelah tampil di Lollapalooza, Aespa akan kembali ke Seoul untuk memulai tur dunia terbaru mereka yang bertajuk "Synk: Complaexity".

Ningning mengatakan tur tersebut akan menghadirkan berbagai penampilan dan sisi baru Aespa yang belum pernah diperlihatkan sebelumnya.

"Kami menyiapkan banyak pertunjukan baru dan sisi berbeda dari Aespa yang belum pernah kami tunjukkan sebelumnya," ujar Ningning.

Menurutnya, skala produksi dan visual dalam tur kali ini juga akan lebih besar dibandingkan sebelumnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang