Setelah Thomas Doll, Tak Ada Pelatih Persija yang Awet
Persija Jakarta kembali berganti pelatih setelah manajemen memutuskan tidak memperpanjang kontrak Mauricio Souza.
Pelatih asal Brasil tersebut hanya bertahan selama satu musim bersama Macan Kemayoran.
Souza direkrut untuk menghadapi Super League 2025-2026 dengan target membawa Persija menjadi juara.
Namun, tim ibu kota hanya mampu mengakhiri musim di posisi ketiga klasemen akhir Super League.
"Kontrak pelatih Mauricio Souza berakhir pada akhir musim 2025-2026," tulis Persija.
"Manajemen Persija memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak, mengingat bahwa target yang disepakati pada awal kontrak tidak tercapai."
Selama menangani Persija, Souza memimpin tim dalam 34 pertandingan.
Masa kerja Mauricio Souza lebih panjang dibanding pelatih sebelumnya, Carlos Pena.
Pena lebih dulu meninggalkan Persija setelah menjalani 30 pertandingan pada Liga 1 2024-2025. Setelah itu, posisi pelatih sementara diisi Ricky Nelson.
Thomas Doll Jadi Pelatih Terakhir Bertahan Lama
Dalam satu dekade terakhir, hanya sedikit pelatih Persija mampu bertahan lebih dari satu musim.
Dua nama terakhir adalah Stefano Cugurra dan Thomas Doll. Cugurra melatih Persija pada 2017 hingga 2018 dan sukses membawa klub meraih gelar Liga 1 2018.
Sementara itu, Thomas Doll menangani Persija dari 2022 hingga 2024. Pelatih asal Jerman tersebut membawa Persija finis di posisi kedua Liga 1 musim 2022-2023.
Setelah era Doll berakhir, Persija kembali mengalami pergantian pelatih dalam waktu singkat.
Situasi tersebut membuat kursi pelatih Macan Kemayoran dikenal memiliki tekanan besar.
Pergantian pelatih juga cukup sering terjadi di Persija sejak beberapa musim terakhir.
Persija Kerap Ganti Pelatih
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza
Pada 2019, Persija sempat memakai tiga pelatih berbeda dalam satu tahun.
Mereka adalah Ivan Kolev, Julio Banuelos, dan Edson Tavares.
Situasi serupa berlanjut pada musim berikutnya. Sergio Farias hanya memimpin Persija dalam tiga pertandingan sebelum kompetisi terganggu pandemi Covid-19.
Pada 2021, Angelo Alessio datang dengan pengalaman besar di sepak bola Eropa.
Namun, pelatih asal Italia tersebut hanya bertahan setengah musim sebelum digantikan caretaker Sudirman.
Pelatih baru Persija musim depan dipastikan menghadapi tuntutan tinggi dari manajemen dan The Jakmania.
Target bersaing di papan atas menjadi tantangan utama agar bisa bertahan lebih lama di kursi pelatih Macan Kemayoran.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang