Juara Malaysia Masters 2026 Ini Disejajarkan dengan Lee Chong Wei
Pebulu tangkis asal China, Li Shi Feng, berhasil keluar sebagai juara Malaysia Masters 2026 di sektor tunggal putra.
Li Shi Feng mempertahankan gelar Malaysia Masters 2026 setelah mengalahkan wakil Thailand, Panitchapon Teeraratsakul.
Partai final Malaysia Masters 2026 berlangsung di Unifi Arena, Bukit Jalil, Minggu (24/5/2026) waktu setempat.
Li menang dua gim langsung dengan skor 21-16 dan 21-17. Hasil tersebut membuat namanya disejajarkan dengan legenda Malaysia, Lee Chong Wei.
Li menjadi pemain tunggal putra kedua setelah Lee Chong Wei yang mampu mempertahankan gelar Malaysia Masters.
Sebelumnya, Lee Chong Wei mencatatkan empat gelar beruntun pada edisi 2009 hingga 2012.
Gelar Malaysia Masters 2026 juga mengakhiri puasa gelar Li Shi Feng.
Turnamen terakhir yang berhasil dimenangkannya adalah Hong Kong Open 2025 pada September tahun lalu.
“Sudah cukup lama sejak terakhir kali saya memenangkan gelar, dan saya juga mengalami cedera dan masalah fisik lainnya,” kata Li dilansir dari The Star.
“Kepercayaan diri harus dibangun melalui kemenangan. Jadi, memenangkan gelar ini mengingatkan saya untuk terus percaya pada diri sendiri,” imbuh pebulu tangkis China itu.
Modal Penting Jelang Singapore Open dan Indonesia Open
Keberhasilan di Malaysia Masters menjadi tambahan kepercayaan diri bagi Li Shi Feng menjelang dua turnamen besar berikutnya.
Singapore Open 2026 akan dimulai pada Selasa (26/5/2026), lalu dilanjutkan Indonesia Open sepekan setelahnya.
Kemenangan di Kuala Lumpur memberi dorongan penting setelah Li sempat menghadapi masalah kebugaran dalam beberapa bulan terakhir.
Selain sektor tunggal putra, Thailand juga meraih gelar lewat sektor tunggal putri.
Ratchanok Intanon sukses mengalahkan wakil China, Chen Yu Fei, dengan skor 21-17 dan 21-15 dalam waktu 51 menit.
Hasil tersebut membuat Intanon meraih gelar Malaysia Masters ketiganya setelah sebelumnya menang pada 2018 dan 2019.
Ratchanok Intanon Sempat Ragu Tampil
Ratchanok Intanon mengaku sempat bimbang datang ke Malaysia Masters karena kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih usai Thailand Open.
“Saya akan mengatakan bahwa setelah Thailand Open, saya ragu untuk datang ke sini karena saya tahu saya tidak benar-benar fit untuk permainan saya," aku Intanon.
"Saya merasa belum cukup berlatih, dan saya tahu tidak akan mudah untuk bersaing melawan pemain top."
“Saya juga sedikit takut karena cedera itu masih menghantui pikiran saya."
"Tetapi setiap hari ketika saya bangun, saya hanya mengingatkan diri sendiri untuk melakukan yang terbaik dan bersyukur atas hari lain untuk terus berjuang."
“Jadi saya sangat senang bahwa ternyata itu adalah keputusan yang tepat untuk datang ke sini. Mampu menang di sini membuat saya merasa sangat bangga pada diri sendiri."
"Dan terima kasih kepada semua orang yang datang untuk mendukung saya, terutama para penggemar Malaysia yang meneriakkan nama saya dan menyemangati saya,” kata Intanon.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang