Meski Catatan Waktu di Bawah Veda Ega, Rico Salmela Sebut Tes Jerez Sangat Positif
Pebalap pendatang baru dari tim Red Bull KTM Tech3, Rico Salmela, baru saja menuntaskan agenda uji coba resmi di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada Selasa (28/4/2026).
Meski secara catatan waktu masih berada di bawah pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, pembalap asal Finlandia tersebut mengaku puas dengan progres yang dicapainya setelah melahap sebanyak 70 putaran.
Persaingan sesama rookie di kelas Moto3 musim ini memang menarik perhatian, terutama melihat rivalitas sehat antara Salmela dengan Veda Ega Pratama.
Keduanya merupakan debutan murni yang naik kelas tanpa pengalaman wild card sebelumnya, namun telah berhasil menembus posisi lima besar pada balapan di Brasil beberapa waktu lalu.
Dalam sesi tes tersebut, tiga posisi teratas secara berurutan ditempati oleh Valentin Perrone (KTM Tech3), Alvaro Carpe, dan Brian Uriarte.
Sementara itu, Salmela harus puas mengakhiri sesi di peringkat ke-7 dengan catatan waktu terbaik 1 menit 45,321 detik.
Hasil tersebut menempatkannya satu tingkat tepat di bawah Veda Ega Pratama yang unggul 0,273 detik lebih cepat.
Kendati catatan waktunya adalah yang paling bawah di antara barisan pembalap pengembangan talenta KTM, pemuda berusia 18 tahun ini justru melihat sisi pengembangan teknis yang jauh lebih krusial.
"Ini adalah tes yang positif," kata Rico Salmela, dikutip melalui laman resmi tim Tech3.
"Saya menyelesaikan sekitar 70 lap dan mencoba banyak hal baru, terutama terkait kopling dan cara saya mengelolanya sendiri."
Fokus pada Pengereman dan Konsistensi
Evaluasi dari hasil tes ini menjadi sangat penting bagi Salmela, terutama setelah hasil kurang memuaskan pada balapan utama seri Spanyol.
Saat itu, ia hanya mampu finis di posisi ke-15, jauh di belakang Veda yang berhasil merangsek hingga posisi ke-6.
Fokus utama dalam uji coba ini adalah memperbaiki kendala pada sektor pengereman yang selama ini menghambat kecepatannya.
Veda Ega Pratama di JuniorGP.
"Saya membuat kemajuan yang baik di sana, juga meningkatkan feeling saat pengereman menuju tikungan, area yang telah menyulitkan saya sejak awal musim," tutur Salmela menjelaskan peningkatan yang dirasakannya.
Selain masalah teknis pengereman, Salmela menyadari bahwa dirinya masih memiliki pekerjaan rumah besar terkait ketahanan dalam balapan dengan durasi panjang.
"Saya masih perlu bekerja pada konsistensi dalam balapan jarak jauh, tetapi dibandingkan dengan akhir pekan balapan sebelumnya, peningkatan dalam feeling sangat jelas," ucap Salmela.
Menutup keterangannya, ia berambisi untuk segera bangkit pada seri berikutnya yang akan digelar di Le Mans, Prancis, pada 8-10 Mei mendatang.
Salmela berkomitmen untuk tetap berlatih keras di Spanyol demi bisa bersaing kembali di barisan depan bersama para pesaingnya, termasuk Veda Ega Pratama.
"Kini kami memiliki seminggu di Spanyol untuk 'beristirahat', meskipun saya akan berlatih keras agar siap sepenuhnya untuk Le Mans dan tiba di sana dalam kondisi 100 persen," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang