Arus Mudik Bakauheni Melonjak, ASDP Siapkan Buffer Zone dan Pelabuhan Tambahan

ASDP, Pelabuhan Bakauheni, Lampung, mudik Lebaran 2026, Arus Mudik Bakauheni Melonjak, ASDP Siapkan Buffer Zone dan Pelabuhan Tambahan

Arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, mulai menunjukkan peningkatan sejak H-4. 

Lonjakan pemudik terlihat dari antrean kendaraan yang terus mengisi area pelabuhan. Kendaraan roda empat mendominasi arus penyeberangan menuju Pulau Jawa.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) pun menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi kepadatan.

Lonjakan pemudik dan dominasi kendaraan roda empat

Berdasarkan data posko, sebanyak 104.321 penumpang tercatat menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-4. 

Jumlah tersebut terdiri dari 9.816 kendaraan roda dua dan 13.385 kendaraan roda empat.

Sementara itu, dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni tercatat 52.707 penumpang, dengan 754 kendaraan roda dua dan 6.197 kendaraan roda empat.

Di lapangan, antrean kendaraan roda empat jenis minibus tampak memenuhi kantong parkir dan terus berdatangan. 

Berbeda dengan kendaraan roda dua yang masih relatif landai tanpa penumpukan signifikan.

Strategi ASDP atasi kepadatan

General Manager ASDP Bakauheni Partogi Tamba mengatakan, pihaknya mengoptimalkan buffer zone di sekitar pelabuhan untuk mengurai antrean kendaraan.

Kendaraan yang belum memiliki tiket sesuai jadwal akan diarahkan ke area penyangga sebelum masuk pelabuhan.

"Sejumlah pelabuhan dioperasikan untuk mendukung kelancaran arus, yakni Pelabuhan ASDP utama, Wika Beton, dan BBJ. Sementara Pelabuhan Sumur Makmur Abadi disiapkan sebagai pelabuhan kontingensi," ujar Partogi, dikutip dari Tribun Lampung, Rabu (18/3/2026).

Imbauan dan pengaturan perjalanan

ASDP mengimbau pemudik untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta membeli tiket sesuai jadwal keberangkatan.

"Kami mengimbau pengguna jasa datang sesuai jadwal tiket dan memastikan sudah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan," kata Partogi.

Selain itu, ASDP juga menerapkan kebijakan tarif tunggal pada periode tertentu untuk memberikan kepastian biaya bagi pengguna jasa selama masa mudik.

Dengan berbagai langkah tersebut, ASDP menargetkan arus mudik Lebaran 2026 di lintasan Bakauheni-Merak dapat berjalan lancar dan terkendali.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id dengan judul Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Bakauheni, Pemudik Roda Empat Melonjak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang