Dari Legenda Arsenal–Chelsea ke Kursi Pelatih: Ashley Cole Diincar Klub Italia untuk Debut Manajerial

Ashley Cole saat masih bermain untuk Chelsea
Ashley Cole saat masih bermain untuk Chelsea

 Nama Ashley Cole selama ini identik dengan salah satu bek kiri terbaik dalam sejarah sepak bola Inggris. Namun, setelah bertahun-tahun berada di pinggir lapangan sebagai asisten pelatih, mantan bintang Arsenal dan Chelsea itu kini disebut siap mengambil langkah besar dalam karier kepelatihannya.

Cole dilaporkan sedang dalam pembicaraan serius untuk menjadi pelatih kepala klub Serie B Italia, Cesena. Jika kesepakatan tercapai, ini akan menjadi pengalaman pertama pria berusia 45 tahun tersebut menjabat sebagai manajer utama sejak pensiun sebagai pemain pada 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh talkSPORT dan langsung menyita perhatian publik sepak bola, mengingat Cole selama ini lebih dikenal sebagai bagian dari staf kepelatihan ketimbang sosok yang memimpin tim secara penuh.

Cesena dikabarkan tengah mencari sosok baru untuk memimpin tim setelah memutuskan berpisah dengan Michele Mignani. Manajemen klub menilai Cole sebagai kandidat menarik untuk memimpin tim dalam perburuan tiket promosi ke Serie A.

Saat ini Cesena berada di papan tengah Serie B dan masih memiliki peluang melalui jalur play-off. Dengan situasi tersebut, klub membutuhkan sosok pelatih yang mampu membawa energi baru sekaligus strategi segar.

Bagi Cole, kesempatan ini bisa menjadi momen penting untuk membuktikan kemampuannya sebagai pelatih utama setelah sekian lama mengasah pengalaman di balik layar.

Pengalaman panjang di balik layar

Meski belum pernah menjadi pelatih kepala, perjalanan Cole di dunia kepelatihan sebenarnya cukup panjang. Ia pernah menjadi bagian dari staf pelatih di Chelsea ketika Frank Lampard menangani klub tersebut.

Setelah itu, ia kembali bekerja bersama Lampard saat legenda Chelsea itu melatih Everton. Cole juga sempat membantu Wayne Rooney ketika menangani Birmingham City.

Selain di level klub, Cole juga aktif dalam struktur kepelatihan tim nasional Inggris. Ia menjadi bagian dari staf Lee Carsley di timnas Inggris U-21 yang sukses menjuarai Kejuaraan Eropa U-21 pada 2023.

Kiprahnya berlanjut ketika Federasi Sepak Bola Inggris menunjuknya sebagai pelatih nasional pada 2024. Bahkan, Cole sempat terlibat dalam staf tim senior Inggris ketika Carsley dipercaya menjadi pelatih sementara.

Keinginan Cole untuk menjadi manajer sebenarnya bukan hal baru. Dalam sebuah penampilan di acara The Overlap pada Desember lalu, ia secara terbuka mengakui ambisinya untuk memimpin tim sendiri suatu hari nanti.

"Saya pasti ingin mencobanya [menjadi manajer]. Cukup sulit bagi seorang asisten manajer untuk menilai apakah saya bagus atau tidak. Anda hanya bisa mengetahuinya dari orang-orang dan apa yang mereka pikirkan tentang Anda," kata Cole dikutip TalkSport.

Ia juga mengakui bahwa perannya sebagai asisten pelatih membuatnya sulit mengukur kemampuan dirinya secara objektif.

"Saya pernah bekerja sama dengan Wayne di Birmingham, saya tidak tahu apa pendapatnya tentang saya sebagai pelatih. Apakah saya bagus atau buruk? Saya hanya bisa mengetahuinya melalui umpan balik, jadi cukup sulit untuk mengetahui apakah saya cukup layak atau tidak," lanjutnya.

Meski demikian, Cole merasa dirinya sudah semakin siap untuk mengambil tanggung jawab lebih besar.

"Saya benar-benar merasa hampir siap dan sedang menuju ke sana. Saya berbeda. Saya tidak berbicara sebaik manajer-manajer tertentu. Saya harus menemukan cara saya sendiri dalam permainan ini," ujarnya.

"Sebagai pemain mungkin saya tidak memimpin di ruang ganti, tetapi sejak awal perjalanan saya sebagai pelatih, saya telah menemukan cara untuk memimpin, mendorong orang-orang, dan mengajak mereka dalam perjalanan bersama saya."

Jika benar bergabung dengan Cesena, Cole tidak akan menghadapi tugas yang mudah. Klub tersebut memang masih berada dalam zona persaingan play-off, tetapi jarak poin dengan tim papan atas cukup jauh.

Dengan Venezia dan Monza berada di jalur promosi langsung, Cesena kemungkinan harus berjuang melalui babak play-off yang terkenal penuh tekanan di Serie B.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun Cole bukan tanpa bekal. Selama karier bermainnya, ia pernah dilatih oleh sejumlah pelatih elite dunia. Ia pernah menyebut Jose Mourinho sebagai sosok yang membentuk disiplin taktisnya, sementara Carlo Ancelotti memberinya pelajaran tentang pentingnya pendekatan manusiawi dalam sepak bola.

Jika penunjukan ini benar terjadi, perjalanan Ashley Cole di Italia bisa menjadi babak baru yang menarik, sekaligus ujian besar bagi salah satu legenda sepak bola Inggris dalam membuktikan dirinya di dunia kepelatihan.