Tren Sepatu Bergeser ke Lifestyle, Konsumen Cari yang Nyaman Dipakai
Tren sepatu terus mengalami perubahan. Jika beberapa tahun lalu sepatu bergaya retro banyak diminati, kini tren tersebut mulai bergeser ke sepatu dengan konsep lifestyle yang lebih mengutamakan kenyamanan dan fungsi.
Pemilik toko sepatu Baregoods, Christopher, mengatakan bahwa sepatu retro memang menjadi tren beberapa tahun lalu.
Namun, saat ini minat terhadap model tersebut mulai berkurang karena konsumen lebih mencari sepatu yang nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
“Kalau yang retro mungkin dicari beberapa tahun lalu. Tapi sekarang lebih ke lifestyle,” ujarnya saat ditemui dalam acara USS Yard Sale 2026 di Pondok Indah Mall 3, Jumat (13/3/2026).
Konsumen kini lebih utamakan kenyamanan
Menurut Christopher, konsumen kini lebih mempertimbangkan faktor kenyamanan serta fungsi sepatu dalam berbagai aktivitas.
“Karena orang lebih cari kenyamanan juga, lebih cari yang fungsional. Jadi sudah tidak terlalu mengincar retro juga sekarang,” katanya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Vian Armando dari pemilik toko sepatu Uncharted.
Ia menilai tren sepatu saat ini semakin mengarah pada model yang lebih fleksibel dan bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan.
“Sneakers masih ramai, tapi sekarang kalau olahraga kayak running shoes lagi ramai juga, jadi tren lagi berubah saja,” ucapnya.
Koleksi sepatu loafers dan boat shoes dari Andre Anthony di USS Yard Sale 2026.
Sepatu olahraga makin banyak dicari
Christopher mengatakan bahwa sepatu yang berkaitan dengan aktivitas olahraga kini semakin banyak diminati oleh konsumen.
Menurutnya, model sepatu seperti running shoes maupun sepatu padel mulai banyak dicari karena olahraga tersebut semakin populer di kalangan masyarakat.
Ia mengatakan tren sepatu padel sebenarnya sudah mulai terlihat sejak pertengahan tahun lalu.
Melihat minat yang cukup tinggi, Baregoods kemudian menambah beberapa model serta warna sepatu padel untuk memenuhi permintaan konsumen.
“Sepatu padel sudah dari pertengahan tahun lalu. Kita pertama kali coba stok, ternyata langsung laku. Hampir tiap hari ada yang beli,” kata Christopher.
Menurut Christopher, sepatu padel dirancang dengan bagian sol khusus yang memiliki daya cengkeram lebih baik sehingga lebih stabil saat digunakan di lapangan.
“Kalau sepatu padel, sol bawahnya memang khusus. Jadi di lapangan tidak licin dan lebih aman buat pergerakan,” ujarnya.
Berbagai model Nike Air Jordan dalam kondisi baru ditawarkan mulai Rp1.000.000 di USS Yard Sale 2026.
Model sneakers juga mulai bergeser
Selain jenis sepatu, Vian juga melihat perubahan pada model sneakers yang diminati konsumen.
Ia mengatakan minat terhadap beberapa model sneakers klasik seperti Air Jordan mulai berkurang dibandingkan sebelumnya.
Menurut Vian, konsumen kini lebih mencari sepatu yang dapat dipadukan dengan berbagai gaya sekaligus, baik untuk tampilan kasual maupun aktivitas yang lebih aktif.
“Kalau Jordan mungkin minatnya sudah agak kurang. Jadi yang dicari itu yang mix. Streetwear masuk, sport juga masuk,” ujarnya.
Oleh sebab itu, sepatu yang dapat digunakan dalam berbagai gaya dinilai lebih diminati dibandingkan model sneakers yang identik dengan gaya tertentu.
Perubahan tren ini menunjukkan bahwa konsumen kini tidak hanya mencari sepatu yang menarik secara visual, tetapi juga yang fleksibel untuk digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang