Cara PLN Pastikan Perjalanan EV Aman pada Masa Periode Mudik Lebaran
PT PLN (Persero) memastikan kesiapan infrastruktur kendaraan listrik di jalur utama Jawa Timur. Sehingga dapat melayani kebutuhan pemudik Lebaran 2026 yang menggunakan kendaraan listri menuju dan dari daerah tersebut.
Direktur Ritel dan Niaga PLN Adi Priyanto bersama jajaran Direktorat Retail dan Niaga melakukan pengecekan langsung Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang koridor Surabaya hingga Banyuwangi. Di setiap titik SPKLU yang disinggahi, Dia menyempatkan diri menyapa pelanggan yang sedang melakukan pengisian baterai kendaraan listrik, berdialog dengan mereka, serta memberi semangat kepada petugas PLN yang berjaga.
Koridor Jawa Timur menjadi jalur penting bagi pengguna kendaraan listrik yang melanjutkan perjalanan menuju Bali. Karena itu, pengecekan dilakukan di sejumlah titik strategis yang sering menjadi lokasi singgah pengguna kendaraan listrik. Perjalanan dimulai dari SPKLU Center UP3 Surabaya Selatan, salah satu fasilitas pengisian kendaraan listrik yang menjadi bagian dari pengembangan SPKLU Center PLN.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menjelaskan bahwa wilayah Jawa Timur memiliki peran penting dalam ekosistem kendaraan listrik di Pulau Jawa. Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini PLN UID Jawa Timur telah menyiapkan ratusan fasilitas pengisian kendaraan listrik di berbagai titik strategis.
“Di Jawa Timur saat ini sudah tersedia sekitar 297 unit SPKLU di 158 lokasi, termasuk di sepanjang jalur Trans Jawa yang menjadi rute utama perjalanan masyarakat,” ujar Ahmad dikutip dari keterangannya, Jumat, 13 Februari 2026.
Selain menyediakan fasilitas pengisian daya, PLN juga terus mengembangkan konsep SPKLU Center, yaitu fasilitas pengisian kendaraan listrik yang dilengkapi area istirahat bagi pengguna. “Pengguna kendaraan listrik yang sedang melakukan pengisian bisa beristirahat sejenak sambil menikmati fasilitas yang tersedia, sehingga pengalaman pengisian menjadi lebih nyaman,” tambahnya.
Dari hasil pengecekan di beberapa lokasi, Adi juga menilai standar pelayanan di titik-titik SPKLU di Jawa Timur sudah berjalan dengan baik. Petugas PLN disiagakan selama 24 jam untuk membantu pelanggan yang membutuhkan informasi atau mengalami kendala saat pengisian.
Menjelang waktu maghrib, rombongan tiba di SPKLU Grand Watu Dodol Banyuwangi, yang menjadi titik terakhir pengecekan dalam perjalanan hari itu.
Lokasi ini dikenal sebagai titik penting bagi pengguna kendaraan listrik sebelum melanjutkan perjalanan menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang.
Adi Priyanto sempat berbincang dengan beberapa pelanggan yang sedang mengisi daya kendaraan listrik mereka.
Ia juga mengapresiasi kepedulian generasi muda terhadap penggunaan kendaraan ramah lingkungan. “Saya bangga melihat anak-anak muda yang sudah menggunakan kendaraan listrik karena peduli terhadap lingkungan,” ujar Adi saat berbincang dengan pelanggan di lokasi tersebut.
Di lokasi yang sama, PLN juga mendirikan Posko Siaga Layanan SPKLU Ramadan dan Idul Fitri 2026 untuk mendukung kenyamanan pengguna kendaraan listrik yang singgah di Banyuwangi. Posko ini dibangun tepat di samping fasilitas SPKLU yang dilengkapi fast charging berkapasitas 30 kW.
Berbeda dengan posko biasa, fasilitas ini dirancang agar pengguna kendaraan listrik dapat beristirahat dengan nyaman sambil menunggu proses pengisian baterai.
Di dalam posko tersedia ruang ber-AC yang lebih private, serta ruang tengah dengan sofa set yang dapat digunakan untuk beristirahat.
Selain itu, PLN juga menyediakan area dapur sederhana yang memungkinkan pengguna menyiapkan makanan ringan seperti mie instan atau kopi selama menunggu proses pengisian kendaraan listrik.Petugas PLN juga berjaga selama 24 jam dalam tiga shift untuk memastikan pelayanan berjalan lancar selama periode mudik Lebaran.
Adi Priyanto menegaskan bahwa PLN ingin memastikan perjalanan pengguna kendaraan listrik menuju kampung halaman dapat berlangsung aman dan nyaman.
Melalui kesiapan infrastruktur SPKLU di jalur strategis serta dukungan petugas di lapangan, PLN berharap pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan tanpa khawatir terkait ketersediaan fasilitas pengisian daya.