Stoknya Sedikit, Pembeli Kawasaki KLE500 Harus Gercep
Menariknya, pemesanan motor ini sudah mulai dibuka meski jumlah unit yang tersedia pada tahap awal masih terbatas. Pihak distributor menyebutkan, batch pertama yang masuk ke Indonesia hanya sekitar 200 unit dan akan dikirim secara bertahap.
Menurut Deputy Head Sales and Promotion PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI), Michael C. Tanadhi, sebagian konsumen pertama kemungkinan masih bisa mendapatkan unit tanpa harus menunggu lama. Namun jika permintaan semakin tinggi, sistem inden kemungkinan akan diterapkan.
“Untuk beberapa customer pertama tidak inden. Cuma kalau nantinya permintaan meningkat, kemungkinan akan inden,” ujarnya di Jakarta
Ia juga menjelaskan bahwa unit KLE500 yang dijual di Indonesia saat ini merupakan produk impor dari Thailand. Dengan jumlah yang terbatas, konsumen yang melakukan pemesanan lebih awal memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan unit lebih cepat.
“Batch pertama tidak banyak, sekitar 200 unit yang datang bertahap bulan ini dan bulan depan,” kata Michael.
Terkait waktu pengiriman ke konsumen, Kawasaki memperkirakan unit pertama dapat diterima dalam waktu relatif cepat. Namun jadwal distribusi juga menyesuaikan dengan periode libur Lebaran.
“Untuk 200 unit pertama ini delivery bisa cukup cepat, di kisaran sebelum Lebaran atau setelah Lebaran. Hanya saja ada jeda karena libur Lebaran,” tuturnya.
Di Indonesia, Kawasaki KLE500 dijual dengan harga Rp149.900.000 (OTR Jakarta) dengan pilihan warna Metallic Carbon Grey/Ebony. Sementara varian yang lebih lengkap, Kawasaki KLE500 SE, dipasarkan dengan harga Rp156.900.000 (OTR Jakarta) dan tersedia dalam warna Pearl Storm Gray.
Dari sisi spesifikasi, KLE500 masuk ke kategori motor adventure kelas menengah dengan mesin 451 cc dua silinder (parallel twin) yang sudah menggunakan sistem pendingin cairan. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 52 PS pada 10.000 rpm dan torsi maksimum 42,6 Nm pada 7.500 rpm.
Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi manual 6 percepatan. Karakter mesin dua silinder dikenal cukup halus saat digunakan untuk perjalanan jauh, tetapi tetap responsif saat dibutuhkan tenaga tambahan, misalnya ketika menyalip kendaraan atau melewati jalan menanjak.