AI Gemini Masuk Google Docs hingga Sheets, Kerja Kantor Lebih Cepat
Google menambahkan sejumlah fitur baru berbasis kecerdasan buatan (AI) Gemini ke dalam layanan Google Workspace, termasuk Docs, Sheets, Slides, dan Drive.
Kehadiran Gemini di aplikasi-aplikasi produktivitas tersebut diklaim akan bisa membuat pengguna bekerja lebih cepat dan efisien.
Sebab, Gemini bisa membantu pengguna mempersiapkan ide awal ketika mereka hendak membuat sebuah file di masing-masing aplikasi tersebut.
Gemini juga bisa dipakai untuk mencari file dan referensi di dokumen lain, menggabungkan beragam file yang ada, dan lain-lain. Selengkapnya, berikut fungsi Gemini di Docs, Sheets, Slides, dan Drive.
1. Gemini di Google Docs
Fitur Gemini di Google Docs.
Di Google Docs, Google memperkenalkan fitur “Help me create” yang membantu pengguna membuat dokumen dari nol.
Pengguna cukup menjelaskan apa yang ingin dibuat, lalu Gemini akan menyusun draft dokumen lengkap dengan struktur, format, dan elemen seperti smart chips.
Gemini dapat mengambil informasi dari berbagai sumber seperti email, file di Drive, percakapan di Chat, hingga sumber dari internet.
Contohnya, pengguna bisa meminta Gemini membuat rencana kampanye pemasaran berdasarkan data kampanye sebelumnya yang tersimpan di Workspace.
Setelah draf dibuat, pengguna dapat menyempurnakan bagian tertentu dengan fitur “Help me write”, tanpa harus membuat ulang seluruh dokumen.
Selain itu, ada fitur “Match writing style” yang memungkinkan Gemini menyelaraskan gaya bahasa dan nada tulisan agar konsisten di seluruh dokumen, terutama ketika dokumen dikerjakan oleh beberapa orang sekaligus.
Gemini juga bisa menyesuaikan format dokumen agar mengikuti struktur atau gaya dari dokumen referensi tertentu, sehingga pengguna tidak perlu lagi menyalin file lama atau mengatur format secara manual.
2. Gemini di Google Sheets
Fitur Gemini di Google Sheets.
Di Google Sheets, Gemini memungkinkan pengguna membuat atau mengedit spreadsheet hanya dengan perintah bahasa alami.
AI ini dapat menyusun tabel, mengambil data dari email atau file, hingga membuat rumus dan grafik secara otomatis.
Google menyebut performa Gemini di Sheets mencapai tingkat akurasi 70,48 persen pada benchmark SpreadsheetBench, yang diklaim mendekati kemampuan analis manusia.
Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur “Fill with Gemini” untuk mengisi data secara otomatis.
Misalnya, ketika pengguna memiliki daftar panjang umpan balik pelanggan, Gemini dapat mengategorikan pesan tersebut sebagai pujian atau keluhan, sekaligus menyarankan respons yang sesuai.
Menurut Google, metode ini bisa hingga sembilan kali lebih cepat dibandingkan memasukkan data secara manual pada tugas dengan sekitar 100 sel.
Gemini di Sheets juga mampu menyelesaikan analisis yang lebih kompleks, seperti optimasi jadwal kerja karyawan atau perencanaan anggaran, dengan hanya memasukkan instruksi dalam bahasa alami.
3. Gemini di Google Slides
Fitur Gemini di Google Slides.
Pada Google Slides, Gemini membantu pengguna membuat slide presentasi dengan desain yang diklaim lebih rapi dan konsisten.
Ketika pengguna meminta Gemini membuat slide baru, AI ini akan menyusun pesan utama sekaligus membuat tata letak visual yang seimbang, termasuk pengaturan hierarki teks dan elemen grafis.
Gemini juga dapat mengubah sketsa atau tabel sederhana menjadi grafik dan diagram yang dapat diedit.
Untuk saat ini, Gemini baru bisa membuat slide individual dalam presentasi yang sudah ada. Namun Google mengatakan fitur untuk membuat presentasi lengkap dari satu perintah sedang dikembangkan dan akan hadir dalam waktu dekat.
4. Gemini di Google Drive
Fitur Gemini di Google Drive.
Di Google Drive, Google menambahkan fitur AI Overview pada pencarian.
Fitur ini akan menampilkan ringkasan otomatis dari dokumen yang relevan dengan pertanyaan pengguna, lengkap dengan sumbernya. Dengan begitu, pengguna tidak perlu membuka banyak file satu per satu untuk mencari informasi tertentu.
Selain itu, ada fitur “Ask Gemini in Drive” yang memungkinkan pengguna bertanya langsung kepada Gemini tentang file yang tersimpan di Drive.
Gemini dapat memberikan jawaban berdasarkan berbagai sumber seperti file di Drive, email Gmail, kalender, atau percakapan di Chat.
Pengguna juga dapat memilih sumber data tertentu atau membatasi pencarian pada folder tertentu. Daftar sumber tersebut bahkan bisa disimpan sebagai proyek dan dibagikan kepada rekan kerja.
Digulirkan bertahap
Google mengatakan fitur Gemini terbaru ini mulai diluncurkan dalam versi beta untuk pelanggan bisnis Gemini Alpha, serta pengguna paket Google AI Pro dan Google AI Ultra.
Fitur di Docs, Sheets, dan Slides akan tersedia secara global dalam bahasa Inggris, sedangkan fitur baru di Drive saat ini baru diluncurkan untuk pengguna di Amerika Serikat (AS).
Google menegaskan bahwa fitur-fitur ini dirancang dengan perlindungan data tingkat perusahaan, sehingga data bisnis pengguna tetap aman dan berada di bawah kendali mereka.
Google juga memastikan Gemini tidak akan mengakses email atau file pengguna secara otomatis ketika AI tersebut mengakses file di Docs, Sheets, Slides, hingga Drive, sebagaimana diangkum KompasTekno dari Google.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang