Fabregas Tiru Bodo/Glimt agar Como Bisa Bekuk Inter di Coppa Italia

Coppa Italia, Como, Inter Milan, Como 1907, Cesc Fabregas, Bodo/Glimt, Fabregas Tiru Bodo/Glimt agar Como Bisa Bekuk Inter di Coppa Italia

Cesc Fabregas mencoba meniru cara Bodo/Glimt untuk membekuk Inter Milan di leg pertama semifinal Coppa Italia 2025-2026.

Jadwal laga leg pertama semifinal Coppa Italia Como vs Inter Milan akan digelar di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada hari Selasa (3/3/2026) atau Rabu (4/3/2026) dini hari pukul 03.00 WIB.

Laga ini tak ubahnya jadi pembuktian kualitas Como 1907 asuhan Cesc Fabregas yang untuk pertama kali dalam kurun 40 tahun, mampu menembus semifinal Coppa Italia.

Di sisi lain, Inter Milan belakangan menjadi kekuatan terdepan di Liga Italia dan menjadi kandidat kuat juara usai memuncaki klasemen dengan jarak 10 poin dari AC Milan.

Namun, penampilan Nerazzurri di kompetisi Eropa ternyata tidak sesuai harapan.

Coppa Italia, Como, Inter Milan, Como 1907, Cesc Fabregas, Bodo/Glimt, Fabregas Tiru Bodo/Glimt agar Como Bisa Bekuk Inter di Coppa Italia

Penyerang Juventus, Kenan Yildiz, berebut bola dengan bek Como, Ivan Smolcic, pada laga Serie A Italia antara Juventus dan Como di stadion Allianz di Turin pada 21 Februari 2026.

Fabregas Akan Tiru Bodo/Glimt

Seperti diketahui, Inter Milan baru saja mengalami kekalahan menyakitkan dari klub Liga Norwegia, Bodo/Glimt di babak playoff Liga Champions.

Inter kalah lebih dulu di leg pertama dari Bodo/Glimt dengan skor 1-3, sebelum kemudian tumbang lagi di Stadion Giuseppe Meazza dengan skor 1-2.

Sepasang kekalahan Inter dari Bodo/Glimt memberikan inspirasi kepada pelatih Como 1907, Cesc Fabregas.

Dilansir dari Football Italia, Cesc Fabregas mengaku mempelajari dengan saksama bagaimana Bodo/Glimt mengalahkan Inter Milan.

Selain itu, detail kecil lain yang dikerjakan eks pemain Arsenal itu adalah bertemu dengan para ahli gizi. Tujuannya agar pemain Como bisa tampil dalam kondisi terbaik melawan Inter Milan.

Baik Como maupun Bodo/Glimt menggunakan aplikasi untuk melihat apa yang dimakan pemain saat tidak berlaga.

Kondisi ini membuat para ahli gizi Como bisa memantau dan menyiapkan nutrisi yang tepat untuk pemain.

Selain itu, Fabregas baru-baru ini meminta manajemen Como untuk menyediakan layar besar di tempat latihan.

Adanya layar besar ini kemudian membuat Fabregas bisa memantau pergerakan pemain Como di seluruh lapangan latihan.

Fabregas Ingin Como Tampilkan Permainan Terbaik

Cara ini bukanlah hal baru dan sudah diterapkan oleh pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, saat mengalahkan Inter Milan dengan skor 5-0 di final Liga Champions 2024-2025.

Siasat ini dilakukan Fabregas demi bisa menyajikan permainan terbaik dan timnya bisa melibas Inter Milan di leg pertama semifinal Coppa Italia.

"Kami akan berusaha menampilkan performa terbaik, dengan mengetahui kekuatan dan beberapa kelemahan mereka. Kami akan mencoba untuk menyulitkan mereka," ungkap Fabregas.

"Kami berharap dapat memainkan pertandingan yang bagus.

"Kami harus menjalani pertandingan satu per satu, karena ini musim yang panjang bagi kami, dan kami akan lihat berapa banyak pertandingan yang berhasil kami menangkan dari sekarang hingga akhir," ujar Fabregas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang