Jadwal Siaran Langsung Persijap Vs Persebaya di Super League Hari Ini
Laga pekan ke-22 Super League 2025-2026 mempertemukan Persijap Jepara melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.
Jadwal siaran langsung Persijap vs Persebaya di Indosiar tayang sesuai dengan waktu kick-off laga, yakni Sabtu (21/2/2026) pukul 20.30 WIB malam.
Sementara itu, link live streaming Persijap vs Persebaya di Vidio dapat diakses melalui tautan berikut: LINK.
Pertandingan kontra Persijap menjadi momen penting bagi Persebaya setelah laju positif mereka terhenti.
Persebaya sebelumnya melalui 13 pertandingan tanpa kekalahan. Catatan tersebut berakhir pada pekan ke-21 saat takluk 1-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC di kandang sendiri.
Hasil itu membuat posisi Bajul Ijo di papan klasemen terancam.
Saat ini Persebaya berada di peringkat kelima dengan 35 poin. Jumlah tersebut sama dengan Persita Tangerang di bawahnya.
Tambahan tiga angka dibutuhkan untuk menjaga peluang tetap bersaing di papan atas.
Misi Bangkit Persebaya di Laga Tandang
Kekalahan terakhir menjadi ujian mental bagi skuad asuhan Bernardo Tavares.
Persebaya dituntut segera menemukan kembali ritme permainan agar tidak kehilangan tempat di lima besar.
Tavares menilai timnya sudah menyiapkan sejumlah skenario untuk menghadapi situasi sulit.
Pelatih Persebaya Surabaya di Super League 2025-2026 asal Portugal, Bernardo Tavares.
Salah satunya terlihat pada laga sebelumnya ketika ia melakukan eksperimen tak biasa di menit akhir.
Persebaya membutuhkan respons cepat agar tekanan tidak semakin besar.
Bermain di kandang Persijap diprediksi memberi tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga konsistensi permainan sepanjang 90 menit.
Opsi Bek Jadi Striker
Pada pertandingan sebelumnya, Tavares memasukkan Leo Lelis sebagai penyerang di menit ke-86. Bek asal Brasil itu diplot menggantikan Gali Freitas saat tim memburu gol penyama kedudukan.
"Kami sudah mencoba membuat rencana ini saat latihan. Saat latihan, Leo Lelis mencetak gol," kata pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.
"Di pertandingan dia tidak memiliki kesempatan itu. Tapi bagaimanapun saya menyukai Lelis. Dia berusaha melakukan pengorbanan ini. Dia berusaha berjuang untuk tim," imbuhnya.
Keputusan tersebut membuka kemungkinan eksperimen serupa kembali diterapkan jika situasi pertandingan menuntut perubahan cepat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang