Rencana Persija Berjalan Sempurna Saat Curi 3 Poin di Markas Bali United
Asisten pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson, mengatakan kemenangan atas Bali United berhasil diraih berkat kepiawaian para pemain mengaplikasikan instruksi pelatih dengan sempurna di dalam lapangan.
Persija Jakarta berhasil memutus tren buruk ketika tampil di kandang Bali United, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.
Dalam duel lanjutan pekan ke-21 Super League 2025-2026, Minggu (15/2/2026), Macan Kemayoran berhasil mencuri tiga poin berkat kemenangan 1-0.
Gol tunggal Persija diciptakan oleh Gustavo Almeida pada menit kedelapan.
Diakui Ricky, timnya memang telah memprediksi bahwa pertandingan akan berjalan sulit.
Pasalnya, Serdadu Tridatu memang dikenal sangat kuat ketika tampil di kandang. Persija pun kerap kesulitan mendapat poin saat bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.
Terbukti, Bali United sempat mengancam di menit-menit akhir pertandingan untuk bisa menyamakan kedudukan.
Beruntung, Rizky Ridho dkk bisa tampil baik mengikuti instruksi pelatih sehingga mampu membukukan kemenangan di kandang Bali United.
"Lewat doa dan kerja keras dari semuanya, para pemain, kita berjuang hampir lebih dari 100 menit. Seperti yang sudah kami perkirakan dari awal memang pertandingan yang sulit karena Bali memainkan permainan yang memang banyak transisi," kata Ricky Nelson dalam konferensi pers pasca pertandingan.
"Memang itu sudah diantisipasi tapi itu akan sangat melelahkan buat kami. Tapi, semua pemain berkomitmen untuk mengantisipasi itu dan syukur semua itu bisa berjalan sesuai perencanaan kami dan kita bisa meraih tiga poin," jelasnya.
Trik Redam Bali United
Diungkapkan Ricky, Persija telah menyiapkan sejumlah skenario untuk membawa pulang kemenangan dari laga ini dan meredam strategi bola-bola panjang yang biasanya menjadi senjata Bali United.
Salah satunya, dengan berupaya mengambil inisiatif serangan sebagai trik untuk memancing para pemain Bali United agar keluar dari wilayah pertahanannya.
Hasilnya pun positif. Persija sempat mendapatkan beberapa peluang di awal pertandingan dan Gustavo yang akhirnya membuka keran gol Persija di laga ini.
"Memang setiap ada kesempatan kita mencoba mencetak gol. Dari awal kita tidak mau turun ke bawah, kita mencoba untuk pressing mereka karena sebenarnya yang sudah kita antisipasi adalah mereka bermain long ball dari belakang untuk ke depan, sehingga kita harus press mereka," ungkap Ricky.
"Ketika mereka terpancing untuk press kita, maka space yang mereka ciptakan itulah yang kita manfaatkan. Di babak pertama, sepuluh menit itu ada dua-tiga kali peluang dari situasi tersebut. Itu memang sudah kita rencanakan."
"Jadi memang bukan mau cepat-cepat bikin gol. Memang, sepanjang ada ruang, pemain akan pergi ke sana untuk berusaha mencetak gol," tutur dia.
Motivasi Tinggi
Sementara itu, penyerang Persija, Maxwell Souza, mengakui bahwa pertandingan ini berjalan cukup sulit bagi Macan Kemayoran.
Namun, mereka datang ke pertandingan ini dengan motivasi tinggi untuk bangkit usai kekalahan dari Arema FC yang didapat pada pekan lalu.
"Pertama, saya Puji Tuhan atas kemenangan ini. Kami tahu tidak mudah melawan Bali di sini (kandangnya). Tapi, kita punya persiapan yang luar biasa selama sepekan setelah kalah," ucap Maxwell.
"Kami punya misi untuk mendapatkan tiga poin yang hilang di kandang sendiri. Itu yang kita lakukan."
"Tim kami sudah berusaha dari menit pertama sampai menit terakhir untuk keluar dari sini dengan kemenangan. Saya mau ucapkan terima kasih kepada teman-teman karena sudah berjuang bersama di dalam lapangan untuk bisa dapat tiga poin malam ini," jelasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang