Persita Vs Bali United: Misi Eber Bessa Taklukkan Mantan Klub demi Tiga Poin
Persita Tangerang akan menjamu Bali United dalam lanjutan Super League 2025-2026, Kamis (22/4/2026) pukul 15.30 WIB.
Laga pekan ke-29 Liga Italia 2025-2026 antara Persita vs Bali United akan digelar di Banten International Stadium (BIS).
Duel Persita vs Bali United menjadi pertandingan yang spesial bagi Eber Bessa.
Eber Bessa akan menghadapi Bali United, klub yang pernah dibelanya selama tiga musim dan dibantunya meraih gelar juara Liga Indonesia pada musim 2021-2022.
Meski memiliki ikatan emosional, Eber menegaskan profesionalismenya untuk membawa Persita kembali ke jalur kemenangan.
"Tentunya sebagai sebuah tim kami fokus memberikan yang terbaik untuk pertandingan besok dan berusaha meraih tiga poin," kata Eber dikutip dari laman resmi I League.
Pemain kelahiran Belo Horizonte pada 21 Maret pada 1992 itu mengakui bahwa Serdadu Tridatu bukan lawan yang mudah dikalahkan.
"Bali United adalah tim yang selalu memiliki kualitas setiap musim dengan materi pemain yang bagus. Tapi kami juga akan berusaha tampil maksimal demi sebuah kemenangan," tegasnya.
Eber menambahkan bahwa semangat juang timnya tidak akan kendur sedikit pun.
"Kami selalu punya motivasi besar di setiap pertandingan dan hal itu tidak akan berubah di pertandingan besok. Semoga semua berjalan sesuai dengan harapan kami," sambungnya.
Carlos Pena Soroti Akurasi Lini Depan
Di sisi teknis, pelatih Carlos Pena memiliki pekerjaan rumah besar untuk memperbaiki efektivitas lini serang.
Dalam tiga pertandingan terakhir, Persita Tangerang selalu menelan kekalahan tipis 0-1.
Pena menilai pertahanan timnya sudah cukup solid, namun penyelesaian akhir masih menjadi kendala utama.
“Dalam hal gol, saya rasa pertahanan kami sangat solid sepanjang musim,” ujar sang pelatih.
Pelatih Persita Tangerang Carlos Pena menyesal gagal bawa pulang poin di kandang Persib Bandung pada laga pekan ke-22 Super League 2025-2026, Minggu (22/2/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Pena optimis anak asuhnya bisa segera mencetak gol kembali, mengingat kualitas individu yang dimiliki timnya.
Ia menyebut nama-nama seperti Hokky, Rayco, Alexa, Nur, hingga Esal sebagai pemain yang mampu menjadi pembeda.
“Jujur, saya rasa dalam sepak bola hal itu bisa terjadi karena momentum. Karena sebulan yang lalu sebelum Ramadan, kami mencetak delapan gol dalam dua pertandingan,” lanjutnya.
Dirinya memahami rasa frustrasi para pemainnya akibat kegagalan mencetak gol belakangan ini.
“Situasi ini tidak biasa bagi kami. Kami memiliki pemain di tim yang mampu mencetak gol," jelas Carlos Pena.
"Hokky, Rayco, Alexa, Nur, Esal dan banyak pemain yang bisa mencetak gol. Jadi saya yakin, mereka juga merasakan sakit karena hal-hal seperti ini."
"Besok semoga kita bisa membantu mereka mencetak gol dan memenangkan tiga poin,” tutup Pena.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang