Komentar Gian Piero Gasperini Usai Skor AS Roma Vs Cagliari 2-0
Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini memberikan pernyataanya seusai laga melawan Cagliari yang berkesudahan dengan skor 2-0 untuk Giallorossi.
Pertandingan AS Roma vs Cagliari berlangsung di Stadion Olimpico Roma, Selasa (10/2/2026) dini hari WIB.
Penggawa Timnas Belanda, Donyell Malen menjadi bintang pada laga ini dengan memborong dua gol kemenangan pada laga ini pada menit ke-25 dan 65.
Bagi AS Roma, kemenangan ini membuat perolehan poin mereka sama dengan Juventus yang kini duduk di peringkat keempat sekaligus menjaga kans lolos ke Liga Champions musim depan.
Laga ini juga cukup membuat Gasperini merasa puas meski ia menekankan beberapa catatan yang seharusnya bisa dilakukan lebih oleh para pemainnya.
benar memainkan pertandingan yang hebat; babak pertama dimainkan dengan tempo yang luar biasa. Ini adalah tim yang selalu bangkit kembali, bahkan setelah kekalahan di Udine."
"Sayang sekali kami tidak mencetak gol lebih banyak di babak pertama; babak kedua kurang intens, tetapi kami tetap mendapatkan hasilnya," ujarnya dikutip dari Tutto Mercato Web.
Pujian Kepada Donyell Malen
Penampilan Donyell Malen pada laga melawan Cagliari membuat Gasperini semringah dan memujinya.
Gasperini juga meyakini jika sang pemain mampu mencetak banyak gol musim ini berbekal kemampuannya.
"Malen? Tidak ada keraguan tentang pemain ini. Kami menyadari sejak sesi latihan pertama seperti apa dia sebagai pemain."
"Di akhir pertandingan, saya mengatakan kepadanya bahwa dia benar-benar bisa mencetak banyak gol di kejuaraan ini karena dia memiliki karakteristik yang tepat dan juga berbagai sifat yang bisa berbahaya. Kita harus pandai memanfaatkannya, bermain dengan kualitas, sebagai sebuah tim," kata Gasperini kepada DAZN.
Gasperini tampaknya sudah menemukan sosok penyerang yang sempurna untuk memperkuat tim besutannya musim ini.
Kegembiraan Donyell Malen seusai mencetak gol pada pertandingan Jerman vs Belanda dalam kualifikasi Euro 2020 di Volksparkstadion, 6 September 2019.
Tak heran jika Malen membuat Gasperini mengingat sosok penyerang legendaris Italia, Gianluca Vialli hingga Alessandro Matri.
"Dia pemain yang sudah berkembang, pemain internasional Belanda, berasal dari Premier League di mana mereka sangat menekankan serangan. Pergerakannya untuk gol pertama sangat fantastis, di luar sentuhannya."
"Sebelumnya, orang-orang bertanya kepada saya siapa yang mirip dengan Malen dalam hal karakteristik, dan mereka mengatakan Gianluca Vialli, dan ya, itu benar. Tetapi dalam hal pergerakan, dia juga mirip dengan Alessandro Matri," sambungnya.
Keyakinan Lolos ke Liga Champions
Gasperini meyakini jika AS Roma mampu finis di zona Liga Champions musim depan meski harus berjuang hingga laga terakhir.
Meski begitu, ia menegaskan jika Roma perlu persiapan yang matang mengingat sisa musim ini masih cukup panjang dan butuh konsistensi.
"Saya dapat mengatakan bahwa jika kami memiliki kekuatan untuk lolos ke Liga Champions, kami mungkin akan sampai di sana pada pertandingan terakhir."
"Kami membutuhkan kekuatan, karakter, dan kemampuan untuk mengatasi momen-momen sulit. Ini adalah maraton, bukan kualifikasi yang bisa Anda raih begitu saja," jelasnya.
Mantan pelatih Atalanta itu berharap jika para pemainnya yang cedera bisa kembali gabung untuk menambah kekuatan terutama di lini depan.
"Kami berharap dapat memulihkan pemain kami yang cedera, termasuk Ferguson, Dybala, El Shaarawy, dan Kone, dan kami berharap memiliki lini serang yang produktif. Untuk mencapai tujuan kami, Anda membutuhkan lini serang yang mencetak gol," tambahnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang