Kenali Tanda-tanda Roda Belakang Skutik Mau Copot

Kenali Tanda-tanda Roda Belakang Skutik Mau Copot

Video viral Honda Scoopy yang roda belakangnya terlepas saat melaju di jalan menjadi pengingat serius bagi pengguna skutik.

Kejadian tersebut memang terlihat konyol sekaligus menegangkan, namun di baliknya tersimpan potensi bahaya besar yang bisa mengancam keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lain.

Faktanya, roda motor yang copot bukan terjadi tanpa sebab dan umumnya didahului oleh tanda-tanda awal yang kerap diabaikan.

Kenali Tanda-tanda Roda Belakang Skutik Mau Copot

Ilustrasi servis motor

Training Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi, menjelaskan bahwa sebelum roda belakang benar-benar terlepas, biasanya sudah muncul gejala yang bisa dirasakan pengendara.

“Seharusnya sudah ada tanda-tanda awal sebelum lepas. Salah satu yang paling umum adalah roda belakang terasa goyang atau oleng, baik saat kecepatan rendah maupun tinggi,” ujar Wahyu, kepada Kompas.com (18/1/2026).

Kondisi ini sering dianggap sepele, padahal bisa menjadi indikasi mur as roda mulai kendor atau ada komponen yang bermasalah.

Kenali Tanda-tanda Roda Belakang Skutik Mau Copot

Roda motor Scoopy lepas

Tanda lainnya adalah muncul suara berisik seperti “tek-tek” dari area roda belakang. Bunyi ini bisa muncul saat motor berjalan pelan, melewati jalan bergelombang, atau ketika akselerasi awal.

Selain itu, pengendara juga bisa merasakan getaran yang tidak wajar pada bodi motor bagian belakang. Getaran ini berbeda dari getaran mesin normal dan biasanya terasa semakin jelas seiring bertambahnya kecepatan.

Wahyu mengingatkan, begitu gejala-gejala tersebut muncul, pengendara sebaiknya tidak menunda pemeriksaan.

Kenali Tanda-tanda Roda Belakang Skutik Mau Copot

Huda, pemilik bengkel motor di Kebontemu, Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, memperbaiki beberapa motor yang diduga mogok akibat bahan bakar pertalite, Selasa (28/10/2025).

Penggunaan suku cadang yang tidak sesuai standar, khususnya pada komponen vital seperti baut atau mur as roda, juga sangat berpengaruh terhadap keamanan.

Karena itu, ia menyarankan agar selalu menggunakan suku cadang orisinal atau sesuai standar pabrikan dan memastikan pemasangannya dilakukan dengan benar.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang