Jadwal Contraflow Tol Jakarta–Cikampek dan Jagorawi Selama Libur Nataru 2025/2026

libur Nataru, Tol Jagorawi, Jadwal Contraflow Tol Jakarta–Cikampek dan Jagorawi Selama Libur Nataru 2025/2026

 Memasuki periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, pemerintah mulai memberlakukan sejumlah rekayasa lalu lintas di ruas tol utama.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang biasanya terjadi seiring meningkatnya aktivitas masyarakat pada libur akhir tahun.

Pengaturan lalu lintas diintensifkan sejak menjelang libur Natal hingga awal Januari 2026. Salah satu skema yang kembali diterapkan adalah sistem lajur pasang surut atau contraflow, terutama di ruas tol yang kerap mengalami kepadatan saat musim liburan panjang.

Mengapa contraflow diterapkan saat libur Nataru?

Contraflow diterapkan sebagai upaya menjaga kelancaran arus kendaraan ketika volume lalu lintas meningkat tajam.

Skema ini memungkinkan sebagian lajur dari arah berlawanan digunakan sementara untuk menambah kapasitas jalan pada arah yang padat.

Kebijakan rekayasa lalu lintas ini merupakan hasil koordinasi antara Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang pengelolaan lalu lintas jalan dan penyeberangan selama periode Nataru.

Rekayasa lalu lintas disiapkan untuk mendukung mobilitas masyarakat yang bepergian untuk berlibur, pulang kampung, mengunjungi keluarga, maupun menuju berbagai destinasi wisata favorit. Dengan pengaturan ini, pemerintah berharap potensi kemacetan parah dapat ditekan.

Di mana saja lokasi contraflow selama libur Nataru 2025/2026?

Mengutip laman resmi Kementerian Perhubungan, berikut jadwal dan lokasi penerapan contraflow di sejumlah ruas tol utama selama libur Nataru 2025/2026.

1. Tol Jakarta–Cikampek arah Cikampek (KM 47–KM 70)

  • 23 Desember 2025: pukul 16.00–24.00 WIB
  • 24 Desember 2025: pukul 16.00–24.00 WIB
  • 26 Desember 2025: pukul 06.00–14.00 WIB
  • 28 Desember 2025: pukul 06.00–14.00 WIB

2. Tol Jakarta–Cikampek arah Jakarta (KM 70–KM 47)

  • 26 Desember 2025: pukul 18.00–24.00 WIB
  • 27 Desember 2025: pukul 18.00–24.00 WIB
  • 28 Desember 2025: pukul 18.00–24.00 WIB
  • 29 Desember 2025–1 Januari 2026: pukul 00.00–08.00 WIB dan 18.00–24.00 WIB

3. Tol Jagorawi arah Jakarta (KM 21–KM 8)

  • 23–26 Desember 2025: pukul 14.00–19.00 WIB
  • 2–4 Januari 2026: pukul 14.00–19.00 WIB

Pengendara diimbau untuk mencermati jadwal tersebut dan menyesuaikan waktu perjalanan agar terhindar dari kepadatan lalu lintas.

Selain penerapan contraflow, pemerintah juga menghentikan sementara seluruh pekerjaan konstruksi di sekitar ruas tol.

Penghentian ini berlaku sejak 16 Desember 2025 pukul 00.00 WIB hingga 4 Januari 2026 pukul 24.00 WIB.

Langkah tersebut bertujuan meminimalkan potensi gangguan lalu lintas akibat aktivitas proyek selama periode puncak liburan.

Dengan tidak adanya pekerjaan konstruksi, kapasitas jalan diharapkan dapat dimaksimalkan untuk melayani arus kendaraan.

Apakah ada rekayasa lalu lintas tambahan selain contraflow?

Pemerintah membuka kemungkinan penerapan rekayasa lalu lintas tambahan secara situasional, termasuk sistem satu arah atau one way.

Kebijakan ini akan diterapkan berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan dan menjadi diskresi kepolisian.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai skenario untuk menghadapi puncak arus libur Nataru.

“Kami telah menyiapkan berbagai skenario menghadapi arus puncak, mulai dari alih arus, contraflow, one way, hingga penyekatan situasional sesuai kondisi lapangan,” kata Agus dalam keterangannya, Senin (22/12/2025).

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang