Detik-detik Truk Tronton Adu Banteng dengan Grand Max di Purworejo, Satu Orang Tewas
Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Ringroad Selatan, tepatnya di wilayah Desa Pakisrejo, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Selasa dini hari, 16 Desember 2025.
Insiden adu banteng antara truk tronton dan sebuah minibus mengakibatkan satu orang tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 03.15 WIB.
Kecelakaan melibatkan minibus Daihatsu Grand Max bernomor polisi B-2274-FMS dengan truk tronton Hino bernomor polisi B-9313-TEX. Benturan keras terjadi di ruas jalan menikung, membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan parah.
Salah satu warga setempat, Nano (61), mengaku terbangun dari tidurnya setelah mendengar suara benturan keras dari arah jalan raya.
“Saya waktu itu tidur, tiba-tiba dengar suara tabrakan keras sekali, deuerrr,” ujar Nano.
Saat warga mendatangi lokasi kejadian, pengemudi truk tronton diketahui dalam kondisi selamat. Sementara di dalam minibus Daihatsu Grand Max terdapat tiga orang penumpang, termasuk pengemudi.
“Kalau di Grand Max ada tiga orang. Katanya sopirnya meninggal dunia. Waktu ditolong masih dipasang pelindung leher, tapi sudah tidak ada respons. Kakinya juga terjepit, warga tidak berani mengevakuasi karena kondisi kecelakaan,” tutur Nano.
Proses evakuasi korban berlangsung cukup cepat dengan melibatkan petugas kesehatan dan pihak rumah sakit. Tiga unit ambulans dikerahkan ke lokasi kejadian, dua di antaranya berasal dari Dinas Kesehatan setempat.
Sementata itu, Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintaz Polres Purworejo, Ipda Tukul Puji Puriyono, menjelaskan kronologi kecelakaan bermula saat minibus Daihatsu Grand Max melaju dari arah timur menuju barat.
“Saat melintas di lokasi kejadian yang merupakan jalan menikung ke kiri, kendaraan Daihatsu Grand Max bergerak ke kanan dan bertabrakan dengan truk tronton yang datang dari arah berlawanan,” ujar Ipda Tukul.
Pengemudi Daihatsu Grand Max diketahui bernama Edi (27), warga Desa Banyumudal, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen. Akibat benturan keras tersebut, Edi mengalami cedera kepala sedang serta patah tulang pada kaki kanan. Korban sempat dilarikan ke RSUD RAA Tjokronegoro Purworejo, namun dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan.
Selain Edi, dua penumpang minibus juga mengalami luka-luka. Penumpang pertama, Rifki Anggi Renaldi (22), warga Desa Rogodono, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, mengalami cedera kepala ringan dan dalam kondisi sadar. Penumpang kedua, Lulu Pebriani (25), warga Desa Karanggedang, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, juga mengalami cedera kepala ringan. Keduanya masih menjalani perawatan medis di RSUD RAA Tjokronegoro.
Sementara itu, pengemudi truk tronton Hino, Agung Subekti (54), warga Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius.
Hingga kini, kasus kecelakaan maut tersebut masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Purworejo untuk penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Polisi mengimbau para pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat melintas di jalur rawan kecelakaan dan ruas jalan menikung, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan.
Laporan: Eddy Suryana