Persib Tersungkur oleh Malut United, Thom Haye Serukan Kebangkitan Bersama Bobotoh di GBLA

Thom Haye
Thom Haye

 Rentetan kemenangan Persib Bandung di Super League 2025/2026 harus terhenti di Stadion Kie Raha, Ternate. Maung Bandung takluk 0-2 dari Malut United pada laga tunda pekan ke 12, Minggu 14 Desember 2025. Kekalahan ini meninggalkan rasa kecewa, terutama bagi gelandang Persib, Thom Haye, yang langsung mengalihkan fokus ke laga kandang berikutnya bersama Bobotoh.

Haye mengaku sedih dengan hasil yang didapat timnya. Ia menegaskan seluruh pemain selalu berusaha memberikan performa terbaik di setiap pertandingan, termasuk saat menghadapi Malut United. Namun, ia tidak menampik bahwa jadwal padat dan perjalanan panjang dari Bandung ke Ternate turut memengaruhi kondisi tim.

“Kami berusaha semaksimal mungkin dan mencoba menampilkan permainan terbaik. Tapi seperti yang dikatakan pelatih, ini sangat sulit. Kami harus menempuh perjalanan yang panjang ke sini dan kembali mempersiapkan diri di tengah jadwal yang padat,” ujar Haye dalam konferensi pers usai laga yang dikutip dari Persib.

Meski demikian, pemain bernomor punggung 33 itu memilih untuk tidak larut dalam kekecewaan. Ia menilai Persib harus segera bangkit dan menatap pertandingan selanjutnya melawan Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, 21 Desember 2025. Menurut Haye, dukungan Bobotoh akan menjadi energi tambahan bagi Persib untuk kembali ke jalur kemenangan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada suporter Persib yang terus memberikan dukungan sepanjang musim. Haye berharap sinergi antara tim dan Bobotoh di laga kandang nanti bisa membawa hasil yang lebih baik.

“Untuk Bobotoh, saya ingin mengucapkan terima kasih banyak atas dukungannya selama ini. Dukung kami lagi di pertandingan kandang berikutnya. Saya berharap kita bisa lebih bersinergi untuk bangkit dan meraih hasil yang lebih baik,” katanya.

Kekalahan di Ternate sekaligus mengakhiri catatan enam kemenangan beruntun Persib di Super League. Meski begitu, posisi Persib di klasemen belum banyak berubah. Tim asuhan Bojan Hodak tetap bertahan di peringkat ketiga dengan koleksi 28 poin, unggul satu angka dari Malut United yang berada di posisi keempat.

Pada pertandingan tersebut, Persib tampil tanpa didampingi langsung Bojan Hodak. Teja Paku Alam mengawal gawang, dengan lini belakang diisi Eliano Reijnders, Julio Cesar, Patricio Matricardi, dan Frans Putros. Di lini tengah, Persib menurunkan Marck Klok sebagai kapten bersama Thom Haye, sementara sektor serang dipercayakan kepada Beckham Putra Nugraha, Saddil Ramdani, Rosembergne Beguinho Da Silva, dan Andrew Jung.

Persib tertinggal dua gol di babak pertama melalui Igor Inocencio pada menit ke 40 dan Ciro Alves pada menit 45 plus 3. Memasuki babak kedua, perubahan langsung dilakukan. Federico Barba dan Uilliam Barros masuk menggantikan Marc Klok dan Saddil Ramdani, yang mengubah beberapa posisi pemain di lapangan.

Pergantian tersebut sempat memberi dampak. Barba langsung menciptakan peluang lewat umpan silang yang disambut Barros, namun masih mampu digagalkan kiper Malut United, Alan Jose. Sejumlah peluang lain juga tercipta melalui Beguinho, Julio Cesar, hingga David da Silva, tetapi belum mampu mengubah skor.

Persib kembali melakukan rotasi dengan memasukkan Ramon Tanque dan Febri Hariyadi untuk menambah daya gedor. Febri bahkan sempat mengirimkan umpan silang berbahaya, namun belum bisa dimaksimalkan para penyerang Persib. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 0 2 tetap bertahan dan Persib harus pulang tanpa poin dari Ternate.

Kini, Persib dituntut segera berbenah. Laga kandang melawan Bhayangkara FC menjadi momentum penting bagi Maung Bandung untuk kembali bangkit, sekaligus menjawab harapan Bobotoh yang menantikan kemenangan di Gelora Bandung Lautan Api.