Prakiraan Cuaca Banten 5 Desember 2025, Mana Saja Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat?

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan prediksi cuaca di Provinsi Banten untuk hari ini, Jumat (5/12/2025).
Pada hari ini, BMKG memprakirakan cuaca di Provinsi Banten akan didominasi hujan sedang.
Dilansir dari laman resmi BMKG, berikut prakiraan cuaca Banten selengkapnya pada hari ini:
- Pandeglang diperkirakan akan hujan ringan, dengan suhu berkisar 22-30 derajat Celsius.
- Lebak diperkirakan akan hujan sedang, dengan suhu berkisar 22-30 derajat Celsius.
- Tangerang diperkirakan akan hujan sedang, dengan suhu berkisar 22-30 derajat Celsius.
- Serang diperkirakan akan hujan sedang, dengan suhu berkisar 22-30 derajat Celsius.
- Kota Tangerang diperkirakan akan hujan sedang, dengan suhu berkisar 22-30 derajat Celsius.
- Kota Cilegon diperkirakan akan hujan ringan, dengan suhu berkisar 22-31 derajat Celsius.
- Kota Serang diperkirakan akan hujan sedang, dengan suhu berkisar 21-30 derajat Celsius.
- Kota Tangerang Selatan diperkirakan akan hujan sedang, dengan suhu berkisar 22-30 derajat Celsius.
Potensi cuaca sepekan ke depan
Dilansir dari laman BMKG, dalam beberapa hari terakhir, sebagian besar wilayah Sumatera, Jawa bagian barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, Maluku Utara dan Papua Barat Daya mengalami hujan yang cukup signifikan.
Sementara itu, BMKG mencatat hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem terjadi di wilayah Sumatera Utara dengan intensitas hujan mencapai 166.0 mm/hari, wilayah Bali mencapai 117.7 mm/hari, dan wilayah Maluku Utara mencapai 104.0 mm/hari.
Dinamika atmosfer dalam beberapa hari ke depan menunjukkan bahwa Gelombang Rossby Ekuator, Gelombang Kelvin, dan MJO spasial diperkirakan akan aktif dan memengaruhi atmosfer di beberapa wilayah Indonesia, antara lain sebagian besar Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.
Selain itu, secara global dan regional, nilai SOI, Nino 3.4, dan IOD terpantau signifikan dan turut memengaruhi peningkatan pola konvektif di wilayah Indonesia.
Kelembapan udara yang tinggi dan pemanasan permukaan di siang hari juga berperan dalam meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang bisa disertai kilat/petir dan angin kencang di beberapa wilayah Indonesia.
Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap potensi dampak dari cuaca ekstrem yang mungkin terjadi, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan banjir, longsor, atau di sekitar pesisir dan bantaran sungai.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang