Kemenpora Berencana Bangun Pusat Pelatihan Atlet dan Tetapkan 17 Cabor Unggulan
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) berencana membangun kompleks fasilitas latihan atlet yang modern, berbasis sport science, dan terintegrasi.
Kompleks tersebut dibangun dengan tujuan sebagai pusat pembinaan jangka panjang yang masuk dalam salah satu program strategis pemerintah.
Peningkatan prestasi olahraga nasional menjadi program strategis Presiden RI Prabowo Subianto.
Maka dari itu, pembangunan kawasan pusat pelatihan olahraga ini dirasa sangat penting untuk menjamin kelengkapan sarana prasarana dan terbangunnya ekosistem pembentukan dan pembinaan atlet jangka panjang secara terintegrasi.
Bahkan, kompleks pusat pelatihan olahraga ini rencananya akan akan menjadi yang terbesar dan terbaik se-Asia Tenggara.
Ini juga jadi bentuk dukungan Kemenpora di bawah Menpora Erick Thohir untuk mewujudkan Asta Cita Keempat Presiden Prabowo dalam meningkatkan prestasi olahraga nasional.
“Saya dan tentunya semua masyarakat Indonesia yang ingin melihat prestasi olahraga mendunia mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah memberikan perhatian khusus kepada bidang olahraga kita, dengan memasukkan rencana pembangunan kompleks fasilitas latihan atlet ke dalam program strategis pemerintah yang segera diakselerasi dalam waktu dekat," kata Menpora Erick Thohir dalam keterangan resminya, Minggu (23/11/2025).
"Ini artinya Pak Presiden tidak main-main dalam mengupayakan bangsa kita menjadi bangsa yang digdaya di pentas olahraga internasional," tambah dia.
"Rencananya kita mendirikan pusat pelatihan ini akan menjadi yang terbaik di Asia Tenggara."
Pembangunan pusat pelatihan ini diharapkan semakin memotivasi para stakeholder olahraga, termasuk para atlet, untuk selalu memberikan yang terbaik bagi Merah Putih.
"Perhatian dan komitmen Presiden ini tentunya semakin memotivasi seluruh stakeholder yang terlibat di dalam ekosistem olahraga prestasi untuk memberikan yang terbaik demi Merah Putih," kata Erick.
"Termasuk para atlet yang keberangkatannya ke setiap event adalah menjadi duta bangsa," tutur dia.
Kolaborasi Lintas Kementerian
Untuk mewujudkan mimpi besar tersebut, Menpora Erick menegaskan bahwa Kemenpora juga akan berkolaborasi dengan lintas kementerian.
"Yang terpenting kita harus bersatu merencanakan dan mewujudkan ini, sehingga pembinaan berjenjang dan jangka panjang nanti dilakukan secara konsisten dan berujung prestasi. Ini mimpi besar kita semua,” ungkap Erick.
Selain itu, Menpora juga menyampaikan kepada Presiden, 17 cabang olahraga (cabor) unggulan yang ditetapkan sebagai fokus pembinaan jangka menengah dan jangka panjang Kemenpora.
Persiapan Menuju Olimpiade Los Angeles
Penetapan ini merupakan bagian dari persiapan menuju Olimpiade Los Angeles 2028 dengan sasaran antara melalui Asian Games 2026 dan SEA Games 2027.
Hal tersebut berdasarkan kajian mendalam meliputi analisis potensi kontribusi medali, rekam jejak prestasi internasional, kesiapan ekosistem pembinaan nasional serta prospek jangka panjang yang diyakini mampu memperkuat posisi indonesia dalam kompetisi olahraga dunia.
Adapun 17 cabor unggulan itu di antaranya atletik, senam, renang, bulu tangkis, angkat besi, panjang tebing dan panahan.
Sebagai bagian dari tata kelola yang akuntabel, Kemenpora juga merancang mekanisme promosi-degradasi antar cabang olahraga, sehingga terus memotivasi setiap cabor untuk bersaing secara positif menjadi yang terbaik.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.