Sosok Muhammad Nasir, Pedagang Bakso yang Dikenal Baik dan Jadi Korban Penembakan di Lhokseumawe

Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Muhammad Nasir (45), warga Gampong Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Aceh.
Sosok yang dikenal ramah dan aktif di kegiatan sosial itu tewas setelah ditembak orang tak dikenal (OTK) pada Minggu (9/11/2025) malam.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 23.50 WIB, tidak jauh dari rumah korban. Saat kejadian, Nasir tengah beristirahat di rumahnya bersama keluarga.
Tiba-tiba, dua orang tak dikenal datang dengan sepeda motor dan memanggilnya keluar.
Kronologi Penembakan
Menurut keterangan adik korban, Mukhlis Ismail, sebelum penembakan terjadi, Nasir sempat diajak berbicara oleh dua pria tak dikenal di pinggir jalan. Tak lama kemudian, sebuah mobil hitam tanpa pelat nomor berhenti di lokasi.
“Abang saya mendekat ke mobil. Di situ terdengar adu mulut, tak lama kemudian terdengar suara tembakan dua kali,” kata Mukhlis di rumah duka, Senin (10/11/2025).
Setelah tembakan terdengar, para pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi. Muhammad Nasir ditemukan bersimbah darah di tepi jalan oleh dua anaknya yang mendengar suara letusan senjata.
“Kedua anaknya melihat langsung kondisi ayahnya setelah ditembak. Mereka ikut membantu mengangkat tubuh ayahnya ke ambulans,” ujar Bustami, adik korban lainnya.
Dibawa ke Rumah Sakit dalam Kondisi Kritis
Jenazah korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara untuk divisum. Namun, nyawa Nasir tak tertolong.
“Korban datang ke RSU Cut Meutia pada dini hari. Saat tiba di IGD, kondisinya sudah parah,” tutur dr Harry Laksamana, Humas RSUCM.
“Setelah divisum, jenazah kemudian dibawa pulang oleh keluarga,” tambahnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku dan motif di balik penembakan tersebut.
“Peristiwanya benar. Namun, saya belum bisa memberi keterangan banyak. Mohon waktu dalam penyelidikan,” kata Kepala Seksi Humas Polres Lhokseumawe, Salman.
Sosok Ramah dan Aktif di Lingkungan
Di mata warga, Muhammad Nasir bukanlah orang yang memiliki musuh. Ia dikenal sebagai pribadi santun dan ringan tangan.
Selama lebih dari sepuluh tahun, Nasir tinggal di Gampong Alue Lim bersama istri keduanya, MY, dan dua anak mereka.
Sehari-hari, ia membantu sang istri berjualan bakso di kawasan jalan lintas Simpang Kandang–Simpang Keuramat, dekat jembatan Desa Alue Lim.
“Orangnya ramah, mudah bergaul, dan sering hadir dalam kegiatan kemasyarakatan seperti kenduri dan samadiah,” ujar Keuchik Alue Lim, Kadria, SIP.
“Sebelum saya menjabat sebagai keuchik pada 2022, beliau sudah berjualan bakso. Saya sering melihat almarhum membantu istrinya melayani pembeli,” tambahnya.
Kadria mengaku sangat terkejut saat menerima kabar penembakan itu. “Kami semua tidak menyangka. Selama ini tidak pernah terdengar ia bermasalah dengan warga,” ucapnya.
Trauma Mendalam bagi Keluarga
Tragedi ini menyisakan luka mendalam bagi keluarga. Istri korban, Marlina Yanti, masih mengalami trauma berat. Dua anaknya, F yang duduk di bangku SMP dan N yang masih SD, kini memilih diam dan enggan bersekolah sejak kejadian itu.
“Dalam dua hari terakhir, mereka lebih banyak termenung dan tidak mau bicara. Mereka sangat terpukul,” ujar Bustami.
Selain dua anak dari istri kedua, Muhammad Nasir juga memiliki empat anak dari istri pertamanya yang tinggal di Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk keluarga korban. Namun, hingga kini motif penembakan belum terungkap.
“Kami berharap polisi bisa mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelakunya,” kata Mukhlis, mewakili keluarga.
Sementara warga Gampong Alue Lim masih berduka atas kepergian sosok yang dikenal baik dan suka membantu itu.
“Semoga pelakunya cepat tertangkap. Kami semua kehilangan,” ujar Keuchik Kadria.
Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul dan SerambiNews.com dengan judul Detik-detik Muhammad Nasir Pedagang Bakso di Lhokseumawe Tewas Ditembak, Dua Anak Korban Histeris
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.