Hasil Korea Masters 2025: Kalah dari Wakil Korsel, Raymond/Joaquin Runner-up

Korea Selatan, Lee Jong-min, Raymond Indra, Nikolaus Joaquin, Indonesia, Korea Masters, Korea Masters 2025, Wang Chan, Hasil Korea Masters 2025: Kalah dari Wakil Korsel, Raymond/Joaquin Runner-up

Pasangan ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin harus puas menjadi runner-up pada ajang Korea Masters 2025.

Bertanding di Wonkwang University Cultural and Sports Center, Iksan City, Korea Selatan, Minggu (9/11/2025), mereka takluk dari pasangan tuan rumah Lee Jong-min/Wang Chan melalui pertandingan tiga gim.

Hasil ini membuat Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang datang sebagai unggulan keenam, gagal membawa pulang gelar meski tampil cukup solid sepanjang turnamen.

Pertandingan Berjalan Ketat di Dua Gim Awal

Laga dimulai dengan intensitas tinggi. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tampil agresif dan mampu mengontrol reli panjang pada gim pertama.

Meski sempat tertinggal, mereka berhasil membalikkan keadaan dan mengunci game pembuka dengan skor 21-16.

Namun, pada gim kedua, Lee Jong-min/Wang Chan menunjukkan peningkatan permainan.

Serangan dan variasi pukulan yang lebih efektif membuat pasangan Indonesia terus tertekan.

Meski sempat menyamakan kedudukan di pertengahan gim, Raymond/Joaquin harus menyerah 16-21, sehingga laga berlanjut ke rubber game.

Gim Penentuan Jadi Titik Balik

Gim ketiga berjalan berat bagi pasangan Indonesia. Lee Jong-min/Wang Chan, yang sebenarnya masih berperingkat 234 dunia karena baru dipasangkan, bermain sangat percaya diri dan memimpin jauh sejak awal.

2 pada interval dan terus memperlebar jarak.

Raymond/Joaquin kesulitan keluar dari tekanan lawan dan akhirnya harus mengakui keunggulan pasangan tuan rumah dengan skor akhir 16-21, 21-16, 21-6.

Korea Selatan, Lee Jong-min, Raymond Indra, Nikolaus Joaquin, Indonesia, Korea Masters, Korea Masters 2025, Wang Chan, Hasil Korea Masters 2025: Kalah dari Wakil Korsel, Raymond/Joaquin Runner-up

Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, saat beraksi dalam babak 8 besar Korea Masters di Wonkwang University Cultural and Sports Center.

Pengakuan Permainan Lawan

Usai pertandingan, pelatih dan tim menyatakan bahwa faktor konsistensi dan agresivitas lawan menjadi pembeda utama.

Selain itu, dukungan penuh publik tuan rumah turut memberikan dorongan bagi pasangan Korea Selatan tersebut untuk tampil maksimal di gim penentuan.

Tidak ada komentar langsung dari pemain, tetapi tim pelatih mengakui kualitas permainan lawan meningkat signifikan selama turnamen.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.