Top 5+ Cara Smart Atur Waktu ke Bandara Biar Gak Ketinggalan Pesawat

Ilustrasi traveling
Ilustrasi traveling

Ketinggalan pesawat adalah mimpi buruk bagi banyak pelancong. Waktu keberangkatan yang ketat, macet mendadak, hingga salah kalkulasi perjalanan bisa berujung drama di pintu boarding. Agar hal ini tidak terjadi, berikut beberapa tips praktis yang bisa dilakukan:

1. Pesan transportasi lebih awal

Jika menggunakan transportasi online, atur jadwal penjemputan jauh-jauh hari, bukan last minute. Ini membantu memastikan adanya kendaraan yang tersedia tepat waktu.

2. Tambahkan buffer time

Untuk penerbangan domestik, datang minimal 1,5–2 jam sebelum jadwal. Untuk penerbangan internasional, 2–3 jam sebelum keberangkatan adalah pilihan aman. Bila bepergian pada jam sibuk atau musim liburan, tambahkan 30–60 menit ekstra.

3. Cek kondisi lalu lintas

Gunakan peta digital untuk memperkirakan durasi perjalanan dan hindari rute yang padat. Jangan lupa cek info jalanan atau event yang bisa memicu macet.

4. Siapkan dokumen dan barang bawaan sebelumnya

Check-in online, simpan tiket dan identitas di tempat mudah diakses, dan pastikan barang bawaan sudah siap sebelum waktu keberangkatan.

5. Pakai fitur pengingat

Set alarm untuk waktu berangkat, waktu check-in, hingga alarm cadangan — karena ketiduran adalah salah satu penyebab classic miss flight!

Sejalan dengan kebutuhan traveler akan ketepatan waktu, Grab Indonesia memperkenalkan Jaminan On Time Kejar Pesawat untuk pengguna GrabCar yang melakukan pemesanan melalui fitur Advance Booking. Program ini menjadi inisiatif pertama di Indonesia yang menawarkan jaminan uang kembali hingga Rp3,3 juta jika pengguna ketinggalan pesawat akibat keterlambatan penjemputan.

Tyas Widyastuti, Director of Mobility & Logistics Grab Indonesia, menjelaskan bahwa inisiatif ini hadir untuk menambah rasa aman bagi para pelancong.

“Kami memahami bahwa bagi banyak traveler, ketepatan waktu adalah segalanya. Melalui kampanye Jaminan On Time Kejar Pesawat pada fitur Advance Booking, Grab ingin memberikan ketenangan dan kepastian dalam merencanakan perjalanan ke bandara dengan jaminan ketepatan waktu penjemputan, bahkan jika terjadi hal yang tidak diinginkan, pengguna tetap terlindungi," ujar Tyas dalam keterangannya, dikutip Senin 3 November 2025. 

“Selain memastikan ketepatan waktu, Grab juga ingin menghadirkan pengalaman berkendara yang nyaman, aman, andal, dan terjadwal — mulai dari proses pemesanan hingga penumpang tiba di bandara dengan tepat waktu," sambungnya.

Fitur Advance Booking memungkinkan penjadwalan perjalanan mulai dari 75 menit hingga 90 hari sebelumnya, dengan syarat pemesanan maksimal 12 jam sebelum waktu penjemputan untuk bisa mengikuti jaminan ini. Program saat ini berlaku di Jakarta, melihat tingginya volume penumpang bandara yang menurut BPS mencapai 1,3–1,7 juta penumpang domestik per bulan.

Jika terjadi keterlambatan penjemputan yang berujung tertinggal pesawat, klaim dapat diajukan melalui aplikasi Grab dengan bukti perjalanan dan tiket penerbangan sesuai ketentuan.