Infinix Smart 20 Meluncur Diam-Diam: HP Sejutaan Rasa 'Flagship', Baterai Lebih Gede & Layar 120Hz
Pasar ponsel entry-level kembali kedatangan pemain baru. Infinix resmi memperkenalkan Infinix Smart 20 melalui situs globalnya, membawa sejumlah peningkatan yang cukup terasa dibanding generasi sebelumnya. Meski menyasar kelas harga terjangkau, perangkat ini justru tampil dengan desain kekinian ala ponsel flagship serta spesifikasi yang makin kompetitif di kelas sejutaan.
Salah satu perubahan utama ada pada sektor dapur pacu. Infinix Smart 20 kini menggunakan chipset MediaTek Helio G81 Ultimate, menggantikan Unisoc T7250 yang digunakan pada pendahulunya. Secara arsitektur, chipset ini mengusung konfigurasi dua inti Cortex-A75 hingga 2,0 GHz dan enam inti Cortex-A55 1,8 GHz, yang di atas kertas menawarkan peningkatan performa untuk aktivitas harian maupun gaming ringan.
Dari sisi tampilan, ponsel ini mengusung layar IPS LCD 6,78 inci beresolusi HD+ dengan refresh rate hingga 120Hz. Panelnya juga mendukung beberapa pilihan refresh rate adaptif seperti 45Hz, 60Hz, dan 90Hz, serta tingkat kecerahan puncak hingga 700 nits. Fitur seperti Dynamic Bar dan elemen Always-On Display turut dihadirkan untuk mempermudah interaksi notifikasi secara cepat.
Kapasitas baterai juga meningkat. Infinix Smart 20 kini dibekali baterai 5.200mAh, sedikit lebih besar dibanding 5.000mAh pada Smart 10. Pengisian dayanya mendukung 15W, dan tersedia pula fitur reverse charging 5W yang memungkinkan ponsel ini menjadi power bank darurat untuk perangkat lain.
Infinix Smart 20
Menariknya, sektor kamera tidak berubah. Infinix tetap mempertahankan kamera utama 8MP f/2.0 di belakang yang dipadukan lensa tambahan dan dual flash, serta kamera depan 8MP dalam punch-hole layar. Meski sederhana, konfigurasi ini masih sejalan dengan segmen harga yang dibidik.
Soal desain, Infinix Smart 20 tampil lebih modern dengan modul kamera horizontal memanjang yang mengingatkan pada ponsel premium terbaru. Varian warnanya pun cukup berani, termasuk Sunlike Orange yang mencolok, selain Shadow Black, Polaris Titanium, dan Cloudline Blue.
Untuk fitur tambahan, ponsel ini sudah dilengkapi sensor sidik jari samping, speaker stereo ganda, NFC dengan touch transfer, IR blaster, serta sertifikasi IP64 yang membuatnya tahan debu dan cipratan air. Sistem operasinya menjalankan XOS 16 berbasis Android 16.
Meski telah diumumkan secara global, Infinix belum mengungkap harga resmi dan ketersediaan pasar. Namun, sinyal kehadirannya di Indonesia sudah terlihat. Perangkat ini tercatat telah lolos sertifikasi TKDN dan Postel, sehingga peluncuran resminya di Tanah Air kemungkinan hanya tinggal menunggu waktu.
Jika mengacu pada harga Infinix Smart 10 yang berada di kisaran sejutaan, Smart 20 berpotensi tetap bermain di segmen yang sama. Dengan kombinasi layar 120Hz, baterai besar, dan fitur lengkap, ponsel ini berpeluang menjadi opsi menarik di kelas entry-level 2026.