Kiandra Ramadhipa Bertekad Lanjutkan Kemenangan di Valencia
Kiandra Ramadhipa mampu mencuri perhatian para pencita balap di Indonesia. Sebab ia sukses membuat Merah Putih berkibar di Sirkuit Catalunya, Spanyol.
Melakoni balapan European Cup Talent (ETC) 2025 pada Minggu (02/11) malam waktu Indonesia, Ramadhipa beraksi dengan sangat baik menggunakan motor NSF250RR.
Padahal dia harus memulai balapan dari urutan ke-24. Ramadhipa dijatuhi hukuman oleh panitia karena memacu kuda besinya terlalu lambat di salah satu sektor Sirkuit.
“Saya meminta maaf kepada tim karena membuat kesalahan cukup fatal hingga start dari posisi belakang,” kata Kiandra Ramadhipa di Spanyol.

Meski begitu rider asal Sleman, Yogyakarta ini tidak pantang menyerah. Ia mengeluarkan seluruh kemampuannya di ETC Catalunya 2025.
Selama beberapa putaran sejumlah lawan berhasil ditundukkan. Membuat dia berhasil merangsek ke barisan depan.
Hingga pada lap kesepuluh, Kiandra Ramadhipa sukses menjadi pimpinan balap ETC Catalunya 2025. Namun perjuangan dia belum selesai sampai di situ.
Dia harus meladeni pertarungan dengan Carlos Cano pada lap keempat. KatadataOTO menyaksikan langsung di sirkuit Catalunya persaingan antar keduanya yang terasa sangat panas dan mendebarkan.
“Di last tiga lap saya bertarung di depan, alhamdulillah saya bisa meraih kemenangan ini,” Ramadhipa melanjutkan.
Lebih jauh dia menjelaskan bahwa tidak punya strategi khusus pada balapan di Negeri Matador. Ramadhipa hanya berusaha untuk melaju ke barisan depan.
Namun momentum pertarungan di putaran terakhir sangat penting bagi dia. Sebab membuat rider binaan Astra Honda Motor (AHM) itu keluar sebagai jawara di Catalunya.
“Di last lap saya prepare menutup lane, supaya di belakang saya tidak bisa menyalip. Saya tahu motor saya punya power untuk akselerasi, alhamdulillah saya bisa melaju ke depan,” tegas Kiandra Ramadhipa.
Berkat kemenangan di Catalunya, Kiandra Ramadhipa bertekad melanjutkan tren positif tersebut di balapan selanutnya, yakni di Sirkuit Valencia.
Kemenangan Berarti Bagi AHM
Di sisi lain kemenangan Kiandra Ramadhipa di ETC Catalunya 2025 hari ini sangat berarti bagi AHM.
Sukses menunjukkan kualitas pembalap binaan mereka di kancah internasional. Sehingga mampu bersaing dengan rider dari negara lain.

“Motor dan tim yang terlibat dengan maksimal mampu memberikan hasil terbaik,” kata Octavianus Dwi, Direktur Marketing AHM.
Octa memuji penampilan Ramadhipa kali ini di Catalunya. Apalagi setelah terlibat persaingan sengit untuk menjadi pemenang.
“Dia bisa membuktikan hasil terbaik kepada timnya. Kami sangat punya harapan, bahwa peran serta kita sangat baik,” Octa menutup perkataannya.