Tanggapan Berkelas Cristian Chivu Usai Skor Verona Vs Inter Milan 1-2
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu memberikan tanggapan berkelas usai mengalahkan Verona dalam lanjutan Liga Italia (Serie A) 2205-2026.
Pertandingan pekan ke-10 Liga Italia 2025-2026 antara Hellas Verona vs Inter Milan berlangsung di Stadion Marcantonio Bentegodi, Minggu (2/11/2025).
Duel Hellas Verona vs Inter Milan berakhir dengan skor 1-2. Meskipun tim tuan rumah sempat menyamakan kedudukan lewat Giovane Santana (40'), gol bunuh diri Martin Frese (90+3') melengkapi gol Piotr Zielinski (16').
Dengan hasil tersebut, Inter Milan menempati peringkat dua klasemen sementara Liga Italia 2025-2026 dengan torehan 21 poin, selisih satu angka dengan Napoli di puncak klasemen.
Sementara Hellas Verona harus puas tertahan di urutan ke-18 dengan mengumpulkan perolehan lima poin.
Pada pekan selanjutnya, Hellas Verona melawat ke markas Lecce, sedangkan Inter Milan akan menjamu Lazio.
Chivu Akui Merusak Jasnya
Kemenangan dramatis itu membuat Cristian Chivu tak bisa menutupi emosinya. Ia bahkan mengaku “merusak jasnya” karena terlalu bersemangat merayakan kemenangan di menit-menit akhir.
“Saya merusak jas saya, saya sekarang memakai baju olahraga, sponsor agak marah,” ungkap Chivu kepada DAZN setelah pertandingan usai.
“Pertandingan seperti ini lebih mudah kalah daripada menang, jadi ketika Anda menang seperti ini, Anda merayakannya, menyadari kenyataan bahwa hasilnya bisa saja buruk.”
Cristian Chivu juga memberikan pujian kepada tim pelatihnya yang merancang skema set-piece brilian hingga terciptanya gol Zielinski.
“Saya menentangnya! Kalau hasilnya buruk, mereka bisa saja menyerang kami dengan kecepatan serangan balik mereka," tegasnya.
"Tapi dengan kualitas yang kami miliki, senang rasanya mencoba hal-hal seperti ini. Semua ini berkat Angelo, Filippo, dan rekan-rekannya, yang berkomitmen untuk berinovasi dalam teknik-teknik di sekitar bola mati.”
Chivu Bahas Performa Tim
Saat ditanya soal performa Inter Milan yang sempat menurun usai unggul 1-0, Chivu menegaskan bahwa timnya tetap tampil konsisten.
“Tidak, kami tidak melambat. Kami unggul, merekalah yang perlu mengambil risiko. Kami punya dua peluang bagus.”
Pelatih asal Rumania itu juga memberikan dukungan penuh kepada kapten tim, Lautaro Martinez, yang belum mencetak gol di laga tersebut.
“Dia belum mencetak gol selama seminggu, tapi dia mencetak gol di Brussels. Kami tidak akan menjadikan ini masalah besar, dengan komitmen dan kepemimpinannya, dia adalah contoh nyata bagi semua orang.”
“Tidak mudah bermain setiap tiga hari, tapi kami tidak ingin mempermasalahkannya. Dia mencetak gol di Belgia dan punya peluang di beberapa pertandingan terakhir. Tidak masalah jika dia tidak mencetak gol, terutama dengan dia, karena dia bekerja sangat keras dan selalu siap sedia.”
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.