Cara Van Dijk Sumpal Mulut Wayne Rooney
Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, akhirnya buka suara menanggapi kritik tajam dari legenda Manchester United, Wayne Rooney. Bek asal Belanda itu menilai komentar Rooney yang menyebut Liverpool kehilangan kepemimpinan musim ini sebagai bentuk kritik yang tidak berdasar dan terlalu mudah.
Pernyataan Rooney sebelumnya ramai diperbincangkan. Dalam sebuah acara, mantan penyerang timnas Inggris itu menyoroti sikap dan bahasa tubuh Van Dijk serta Mohamed Salah. Ia menyebut keduanya tampak tidak menunjukkan semangat seperti biasanya.
Namun, Van Dijk dengan tegas membantah anggapan tersebut. Seusai membawa Liverpool menang 2-0 atas Aston Villa di Stadion Anfield, ia mengatakan bahwa komentar Rooney tidak membuatnya tersinggung, tetapi menilai tudingan itu terlalu dangkal.
“Saya tidak mendengarnya berbicara seperti itu tahun lalu. Jujur, saya tidak tersinggung, tapi saya merasa komentar itu hanya kritik yang malas,” ujar Van Dijk kepada wartawan.
Menurut pemain berusia 34 tahun itu, Rooney memang sosok besar di sepak bola, namun seharusnya bisa lebih bijak dalam menilai. Van Dijk menegaskan bahwa seluruh pemain Liverpool berjuang bersama, bukan saling menyalahkan saat tim sedang menurun.
“Kami semua berjuang sebagai satu tim. Saat kami tampil bagus, tidak ada yang mengomentari hal itu. Tapi begitu mengalami kesulitan, langsung saja pemain disalahkan. Itu hal yang biasa, bagian dari pekerjaan mereka sebagai pengamat,” lanjutnya.
Van Dijk juga menegaskan bahwa dirinya tidak menyimpan dendam terhadap Rooney. Ia menganggap kritik seperti itu hanya bagian dari dunia sepak bola yang harus dihadapi dengan kepala dingin.
“Saya tidak mengambilnya secara pribadi. Semua orang berhak berpendapat, dan kami harus terbiasa dengan hal itu,” ucapnya.
Kemenangan atas Aston Villa menjadi pembuktian bahwa Liverpool belum kehilangan arah. Dua gol dari Mohamed Salah dan Ryan Gravenberch membawa The Reds mengakhiri empat kekalahan beruntun di Liga Inggris. Hasil itu juga mengangkat posisi tim asuhan Arne Slot ke peringkat tiga klasemen sementara.
Van Dijk menilai hasil tersebut menjadi bukti bahwa Liverpool masih solid dan memiliki mental juara.
“Kami bekerja keras bersama. Semua lini tampil kompak dan disiplin. Itu kunci kemenangan kami,” kata Van Dijk.
Sebagai kapten, Van Dijk menegaskan komitmennya untuk terus membawa Liverpool berprestasi.
“Saya bermain bukan untuk diri sendiri, tapi untuk tim dan klub ini. Saat situasi sulit, tugas saya membantu rekan-rekan agar tetap kuat,” pungkasnya.