Sama-Sama Lepas Pelatih, Thailand Sudah Punya Pengganti tapi PSSI Masih Tanda Tanya

Patrick Kluivert, eks pelatih Timnas Indonesia
Patrick Kluivert, eks pelatih Timnas Indonesia

 Federasi Sepakbola Thailand (FAT) bergerak cepat setelah memecat Masatada Ishii. Mereka resmi menunjuk Anthony Hudson sebagai pelatih interim timnas Thailand pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Langkah ini membuat Thailand selangkah lebih maju dibanding Indonesia, yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda menentukan pengganti Patrick Kluivert.

Penunjukan Hudson dikonfirmasi melalui unggahan ASEAN United FC. “Anthony Hudson telah ditunjuk sebagai pelatih sementara timnas Thailand,” tulis pernyataan resmi akun tersebut.

Hudson bukan sosok asing di sepakbola Negeri Gajah Putih. Pria asal Seattle, Amerika Serikat itu telah menjabat sebagai Direktur Teknik FAT sejak Juni 2025. Kini, ia dipercaya langsung menakhodai tim senior Thailand untuk sementara waktu.

Meski baru berusia 44 tahun, pengalaman Hudson tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia pernah menangani timnas Bahrain, Selandia Baru, dan klub besar Thailand, BG Pathum United.

Langkah FAT menunjuk Hudson dianggap sebagai solusi cepat dan logis sambil menunggu pelatih tetap untuk proyek jangka panjang.

Ishii Didepak Karena Tak Sepaham dengan Federasi

Sehari sebelumnya, FAT resmi mengakhiri kerja sama dengan Masatada Ishii. Federasi menilai gaya melatih dan filosofi eks pelatih Kashima Antlers itu sudah tak sejalan dengan arah pengembangan tim nasional.

“FAT mengumumkan telah berpisah dengan pelatih kepala tim nasional Thailand, Masatada Ishii, setelah menilai orientasi kerja dan gaya kepelatihannya tidak lagi sesuai dengan rencana federasi,” tulis pernyataan FAT.

Selama dua tahun di kursi pelatih, Ishii mempersembahkan gelar King's Cup 2024 dan membawa Thailand menjadi runner-up Piala AFF 2024. Namun, kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 membuat posisinya tak terselamatkan.

Kini, beban besar ada di tangan Hudson untuk menjaga stabilitas tim dan menyiapkan Thailand menghadapi laga-laga internasional berikutnya.

Berbeda dengan FAT, PSSI belum menunjukkan langkah konkret soal siapa pengganti Patrick Kluivert. Padahal, PSSI resmi memutuskan kerja sama dengan Kluivert pada 16 Oktober 2025. Namun, hingga kini, belum ada agenda resmi dari federasi terkait rapat penentuan pelatih baru Timnas Indonesia.

Anggota Exco PSSI, Sumardji, menegaskan belum ada undangan rapat yang diterima. “Belum ada undangan (rapat Exco PSSI),” kata Sumardji, saat dihubungi wartawan.

Sebelumnya, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat menyebut bahwa Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berencana menggelar rapat membahas posisi pelatih Timnas Indonesia. Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut.

Menariknya, foto rapat Exco PSSI yang beredar di media sosial ternyata hanya dokumentasi lama. “Itu foto waktu di Surabaya saat Timnas Indonesia melawan Taiwan,” jelas Sumardji.

Sementara itu, sejumlah nama sempat mencuat sebagai calon pengganti Kluivert, mulai dari Louis van Gaal hingga Frank de Boer. Namun, kedua nama besar asal Belanda itu belum memberikan sinyal positif.

Van Gaal, dalam konferensi pers terbarunya, sama sekali tidak menyinggung Timnas Indonesia. Ia justru membahas acara amal yang akan digelarnya pada Desember mendatang.

Sedangkan de Boer kembali ramai dibicarakan setelah Simon Tahamata mengunggah foto bersama eks pelatih Inter Milan itu di media sosial.

Selain itu juga ada nama Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan yang menangani Timnas Indonesia 2025-2025. Bahkan, Shin Tae-yong menyatakan siap melatih skuad Garuda jika kembali dipercaya.

"Kalau nanti ada tawaran tentu saya akan pertimbangkan. Tapi prinsip saya, kalau ada tawaran yang baik, saya terbuka ke mana saja," kata Shin. 

"Jujur saja, hati saya akan tetap condong ke Indonesia. Bahkan kalau ada tawaran yang sedikit lebih baik dari negara lain, tapi Indonesia menawar dengan niat sungguh-sungguh, Indonesia akan selalu jadi pilihan pertama saya," ujar Shin Tae-yong.