Aksi Jay Idzes Redakan Emosi Suporter, Ikut Punguti Botol-botol
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, memperlihatkan sikap dewasa di tengah situasi panas laga Indonesia vs Irak.
Aksi Jay Idzes terjadi di menit-menit akhir laga Indonesia vs Irak pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB.
Jay Idzes berperan penting dalam meredakan emosi suporter yang sempat melempar botol ke lapangan menjelang akhir pertandingan.
Ketegangan terjadi setelah sejumlah pemain Irak mencoba mengulur waktu dengan melakukan drama berguling-guling di atas lapangan usai unggul 1-0.
Aksi tersebut membuat para pemain dan penonton Indonesia kesal. Emosi suporter memuncak pada menit ke-85 ketika beberapa botol minuman dilemparkan ke arah lapangan.
Di tengah kondisi itu, Jay Idzes berjalan mendekati tribun penonton dan memberi isyarat agar mereka tenang.
Gestur pemain Sassuolo tersebut berhasil menenangkan sebagian besar suporter.
Tak berhenti di situ, ia juga ikut memunguti botol-botol yang berserakan di lapangan agar pertandingan bisa dilanjutkan.
Sikap Jay Idzes menuai pujian karena menunjukkan tanggung jawab sebagai kapten dan mampu menjaga citra positif tim di hadapan publik.
Kekalahan Kedua Indonesia di Ronde Keempat
Para pemain tim nasional Indonesia pada laga Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia kontra Irak di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Sabtu (11/10/2025) malam waktu setempat. Indonesia kalah 0-1 pada laga tersebut dan gagal ke Piala Dunia 2026. Media Vietnam dan Timur Tengah Soroti Kekalahan Inodnesia vs Irak: Singgung Strategi Patrick Kluivert dan Keputusan Kontroversial Wasit
Laga Indonesia vs Irak pada akhirnya berakhir 0-1 untuk kemenangan Singa Mesopotamia.
Skuad Garuda sempat tampil lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 56 persen.
Namun, meski beberapa peluang tercipta, tidak ada gol yang bersarang ke gawang Irak. Sebaliknya, Irak tampil lebih efisien lewat skema serangan balik cepat.
Pada menit ke-76, tendangan jarak jauh Zidane Iqbal menggetarkan gawang Maarten Paes.
Gol pemain jebolan Manchester United itu menjadi satu-satunya pembeda pertandingan. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 0-1 tidak berubah.
Jay Idzes Bicara Soal Masa Depan Timnas
Usai pertandingan, Jay Idzes mengaku kesulitan menggambarkan perasaannya setelah kekalahan tersebut.
Meski kecewa, ia menilai Timnas Indonesia tetap memiliki arah pembangunan yang positif.
“Namun, tim ini bukan hanya untuk masa sekarang, ini untuk masa depan. Hidup kami tak berhenti di sini,” ujar pemain kelahiran Mierlo itu.
Ia menambahkan bahwa skuad Garuda memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh.
“Ada banyak pemain bagus di Timnas Garuda, yang punya chemistry positif dengan para fan yang luar biasa,” kata Idzes.
“Kami punya proyek indah, kami memiliki tim bagus, kami mempunyai begitu banyak pemain bagus,” lanjutnya.
Dengan dua kekalahan beruntun, peluang Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 semakin berat.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.