Rasmus Hojlund Menggila di Napoli, Pekan Magis di Puncak Serie A
Penyerang asal Denmark, Rasmus Hojlund, terus bermain solid sejak kembali ke Serie A bersama Napoli.
Rasmus Hojlund terkini jadi aktor penentu kemenangan dalam laga Napoli vs Genoa pada Minggu (5/10/2025).
Hojlund menyambar bola muntah hasil tembakan Frank Anguissa yang awalnya diselamatkan kiper lawan.
Gol Hojlund mengantar tim asuhan Antonio Conte tersebut ke puncak Serie A di jeda internasional, ditambah dengan hasil seri 0-0 Milan saat menghadapi Juventus.
Ini merupakan gol ketiga Hojlund dalam lima hari terakhir setelah ia mencatatkan dua gol kemenangan Napoli saat menghadapi Sporting CP di ajang Liga Champions.
Pekan Magis bagi Hojlund
"Tentu saja, dua kemenangan dalam satu minggu dan bermain di Maradona sangat-sangat penting," ujar Hojlund usai laga, kepada Sky Italia.
"Sungguh pekan magis bagi kami."
Ia pun memberikan rahasianya bermain impresif setelah meninggalkan Man United dengan status peminjaman tersebut.
"Saya pikir ini masalah reset setelah setiap laga," ujarnya.
"Tentu saja kami menang pekan lalu tetapi kemudian kami memulihkan energi dan fokus ke laga berikut."
"Ini bukan laga terbaik kami tetapi tim tetap menang dan itu hal terpenting demi tetap berada di puncak klasemen."
Pujian Antonio Conte
Conte pun memberikan pujian tinggi kepada sang bomber yang transfernya bisa Napoli permanenkan apabila kubu Naples tersebut lolos ke Liga Champions musim depan.
"Dia pemain berusia 22 tahun yang terpinggirkan di Manchester United," ujar pelatih Antonio Conte.
Rasmus Hojlund menjadi pahlawan bagi Napoli setelah mencetak dua gol dalam kemenangan 2-1 atas Sporting Lisbon pada laga fase grup Liga Champions di Stadion Diego Armando Maradona, Rabu (1/10/2025) atau Kamis dini hari WIB.
"Dia punya banyak ruang untuk berkembang, dirinya perlu terus berlatih karena punya potensi untuk menjadi bintang dan sedang membuktikannya."
Hojlund merupakan salah satu dari 10 pemain baru Napoli musim ini dan Conte mengutarakan bahwa para personel tersebut harus terus beradaptasi dengan skema permainannya.
"Kami berada di jalur baru; kami jelas tidak seperti tim-tim lain yang bermain di kompetisi Eropa tahun lalu karena mereka sudah terstruktur," ujar Conte melanjutkan.
"Kami telah menambahkan sembilan pemain baru, dan ini menegaskan bahwa Scudetto yang kami menangkan tahun lalu luar biasa dan jauh melampaui ekspektasi."
"Mendatangkan sembilan pemain baru ke tim Scudetto di dada bukanlah hal mudah."
"Selain De Bruyne, yang terbiasa dengan panggung yang lebih besar, pemain lain perlu meningkatkan permainan dan performa mereka."