Tanpa Emil Audero, Cremonese Hancur Lebur di Markas Inter Milan

Emil Audero di Cremonese
Emil Audero di Cremonese

 Absennya Emil Audero terasa betul bagi Cremonese. Tim promosi itu harus menelan kekalahan telak 1-4 dari Inter Milan pada laga lanjutan Serie A 2025/2026 di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (4/10/2025) malam WIB.

Kiper Timnas Indonesia itu absen karena cedera, dan ketidakhadirannya tampak jelas saat Cremonese kesulitan menahan gempuran serangan Inter yang tampil dominan sepanjang laga.

Inter Milan Tampil Superior

Sejak awal pertandingan, Inter menunjukkan dominasi penuh dengan penguasaan bola dan tekanan tinggi. Hanya butuh enam menit bagi tim asuhan Simone Inzaghi untuk membuka keunggulan lewat Lautaro Martinez. Berawal dari kombinasi apik Nicolo Barella dan Ange-Yoan Bonny, kapten Inter itu menaklukkan Marco Silvestri dengan penyelesaian dingin.

Pemain Inter Milan rayakan gol Lautaro Martinez

Inter sempat menggandakan skor lewat Federico Dimarco, namun gol tersebut dianulir VAR karena posisi offside. Meski begitu, tekanan Nerazzurri terus berlanjut. Menit ke-38, Dimarco kembali jadi aktor penting dengan umpan silang yang disambut sundulan diving Bonny untuk membuat skor 2-0 hingga babak pertama usai.

Pada babak kedua, Inter semakin tak terbendung. Dimarco mencatatkan gol indah pada menit ke-55 lewat tendangan keras dari sisi kiri kotak penalti. Dua menit kemudian, Barella menambah penderitaan Cremonese setelah memanfaatkan umpan terobosan Bonny.

Upaya Cremonese Tak Berbuah Banyak

Pelatih Davide Nicola mencoba memperbaiki keadaan dengan memasukkan Jamie Vardy dan Zito Vandeputte pada babak kedua. Meski sempat menekan lewat beberapa serangan balik, Cremonese baru bisa mencetak gol hiburan pada menit ke-87.

Vardy memulai serangan dari tengah, sebelum memberikan bola ke Vandeputte yang mengirim umpan silang matang ke Federico Bonazzoli. Eks penyerang Salernitana itu sukses menyontek bola ke gawang Yann Sommer, menutup laga dengan skor 4-1 untuk Inter.

Pelatih Nicola: “Kami Akan Bekerja untuk Menyempurnakan Diri”

Usai pertandingan, pelatih Cremonese Davide Nicola mengakui timnya kalah kelas dari Inter Milan, namun menegaskan bahwa mereka akan belajar dari kekalahan tersebut.

“Kami bekerja keras, tapi jelas ada jarak kualitas yang terlihat malam ini. Kami harus terus bekerja untuk memperkecil jarak itu,” ujar Nicola di laman resmi klub, uscremonese.it.

Sementara pencetak gol tunggal Cremonese, Bonazzoli, tetap menunjukkan semangat positif.

“Kami sudah melakukan yang terbaik, tapi Inter memang tampil luar biasa. Kami akan terus maju dengan dedikasi dan kerendahan hati,” katanya dikutip dari laman resmi klub.

Inter Kokoh di Papan Atas

Kemenangan ini membuat Inter Milan mengoleksi 12 poin dari enam pertandingan, memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen Serie A. Di sisi lain, Cremonese menelan kekalahan pertama mereka musim ini dan harus segera berbenah agar tak terperosok ke papan bawah.

Absennya Emil Audero menjadi salah satu faktor penting di balik hasil buruk ini, dengan Marco Silvestri gagal menunjukkan performa setangguh sang kiper utama. Jika Audero pulih dalam waktu dekat, kehadirannya akan sangat krusial bagi stabilitas lini belakang Cremonese.

Susunan Pemain:

Inter Milan (3-5-2): Sommer; Akanji, De Vrij, Bastoni (Carlos Augusto 61'); Dumfries (Luis Henrique 53'), Frattesi, Barella, Mkhitaryan (Diouf 75'), Dimarco; Bonny (Esposito 61'), Lautaro (Sucic 75').

Cremonese (3-5-2): Silvestri; Ceccherini (Faye 38'), Baschirotto, Bianchetti; Floriani M. (Barbieri 74'), Vazquez (Vardy 58'), Grassi, Bondo, Pezzella; Johnsen (Vandeputte 46'), Sanabria (Bonazzoli 58').