Perjalanan Cinta Pierre Tendean dan Rukmini, Gugur Sebelum Menikah

Rukmini, G30SPKI, Pierre Tendean, G30S, rukmini chamim, kisah cinta pierre tendean, pierre tendean dan rukmini, perjalanan cinta pierre tendean, pierre tendean agama, Perjalanan Cinta Pierre Tendean dan Rukmini, Gugur Sebelum Menikah, Kisah cinta Pierre Tendean dan Rukmini, Cinta beda keyakinan, Pierre berencana menikahi Rukmini pada November 1965, Pierre gugur pada Peristiwa G30S 1965

Di balik gugurnya Kapten Czi Pierre Tendean dalam peristiwa G30S tahun 1965, terselip perjalanan cinta antara laki-laki 26 tahun ini dengan Rukmini.

Kisah manis nan tragis tersebut menjadi salah satu cerita menyentuh dalam hidup sang ajudan termuda Jenderal AH Nasution ini. 

Berikut perjalanan cinta Pierre Tendean dan kekasihnya, Rukimini. Simak selengkapnya.

Kisah cinta Pierre Tendean dan Rukmini

Rukmini memiliki nama lengkap Nurindah Rukmini Chamim. Perempuan berdarah Jawa ini pertama kali bertemu Pierre di rumah orangtuanya. 

Kala itu, laki-laki bernama lengkap Pierre Andries Tendean ini bermaksud menemui seorang kenalan bernama Pak Chaimin, dilaporkan oleh , Minggu (30/1/2022).

Pertemuan sederhana tersebut ternyata menjadi awal hubungan yang kemudian berkembang menjadi komitmen serius. 

Waktu dan tugas membuat laki-laki kelahiran 21 Februari 1939 ini sering berpindah-pindah sehingga mereka jarang bertemu. Keduanya pun harus menjalani hubungan jarak jauh.

Namun, cinta yang terjalin antara Pierre dan Rukmini tetap terjalin erat. 

Cinta beda keyakinan

Rukmini, G30SPKI, Pierre Tendean, G30S, rukmini chamim, kisah cinta pierre tendean, pierre tendean dan rukmini, perjalanan cinta pierre tendean, pierre tendean agama, Perjalanan Cinta Pierre Tendean dan Rukmini, Gugur Sebelum Menikah, Kisah cinta Pierre Tendean dan Rukmini, Cinta beda keyakinan, Pierre berencana menikahi Rukmini pada November 1965, Pierre gugur pada Peristiwa G30S 1965

Di balik gugurnya Pierre Tendean, tersimpan kisah cinta penuh pengorbanan dengan Rukmini. Inilah perjalanan cinta mereka.

Perjalanan cinta Pierre dan Rukmini tidak selalu mulus. Keluarga Pierre sempat ragu menerima pilihan sang putra. 

Adapun Pierre lahir di keluarga yang menganut agama Kristen, sedangkan Rukmini beragama Islam. 

Namun, putra dari pasangan Aurelius Lammert Tendean asal Manado dan Maria Elizabeth Cornet asal Perancis ini menunjukkan kesungguhannya. Bahkan, ia bersedia berpindah keyakinan demi bisa bersama sang kekasih. Sikap ini akhirnya meluluhkan hati keluarganya.

Mereka pun bisa menerima Rukmini dengan tangan terbuka, sekaligus percaya bahwa pilihan Pierre adalah bukti keseriusan cintanya.

Pierre berencana menikahi Rukmini pada November 1965

Rukmini, G30SPKI, Pierre Tendean, G30S, rukmini chamim, kisah cinta pierre tendean, pierre tendean dan rukmini, perjalanan cinta pierre tendean, pierre tendean agama, Perjalanan Cinta Pierre Tendean dan Rukmini, Gugur Sebelum Menikah, Kisah cinta Pierre Tendean dan Rukmini, Cinta beda keyakinan, Pierre berencana menikahi Rukmini pada November 1965, Pierre gugur pada Peristiwa G30S 1965

Diorama penculikan Pierre Tendean di museum Dr. A. H. Nasution, Jakarta Pusat, Selasa (26/9/2017)

Cinta sejati kadang harus diwujudkan dalam bentuk pengorbanan. Bagi Pierre, langkah itu bukan hanya soal keyakinan, tetapi juga tentang tanggung jawab.

Demi mempersiapkan pernikahan, Pierre disebut rela mengemudikan traktor dalam pengerjaan jalan di area Monas dulu untuk menambah penghasilan.

Pengorbanan itu pun berbuah manis. Pada 31 Juli 1965, Pierre mendatangi keluarga Rukmini untuk melamar secara resmi.

Dari pertemuan itu disepakati bahwa keduanya akan menikah pada bulan November 1965. Segala rencana pun disusun, penuh dengan harapan akan kehidupan baru.

Pierre gugur pada Peristiwa G30S 1965

Rukmini, G30SPKI, Pierre Tendean, G30S, rukmini chamim, kisah cinta pierre tendean, pierre tendean dan rukmini, perjalanan cinta pierre tendean, pierre tendean agama, Perjalanan Cinta Pierre Tendean dan Rukmini, Gugur Sebelum Menikah, Kisah cinta Pierre Tendean dan Rukmini, Cinta beda keyakinan, Pierre berencana menikahi Rukmini pada November 1965, Pierre gugur pada Peristiwa G30S 1965

Diorama Penculikan Letnan Satu Czi Pierre Tendean di Gedung Paseban di Monumen Pancasila Sakti, Jakarta Timur, Selasa (12/9/2023).

Pernikahan keduanya tinggal menunggu bulan, tapi takdir berkata lain. Malam kelam 30 September 1965 menjadi akhir yang tidak pernah diduga.

Saat itu Pierre beristirahat di kediaman Jenderal AH. Nasution. Mendadak ia terbangun akibat suara tembakan, dilaporkan oleh , Rabu (30/9/2020).

Pierre diceritakan melindungi atasannya dengan berkata, "Saya Jenderal AH Nasution", dilaporkan oleh , Sabtu (30/9/2017).

Ia lantas dibawa oleh pasukan Cakrabirawa ke Lubang Buaya, Jakarta Timur. Di tempat itulah ia meregang nyawa.

Beberapa waktu kemudian, jenazah Pierre ditemukan di dalam sumur tua bersama jenazah enam perwira TNI lainnya yaitu Jenderal Ahmad Yani, Mayor Jenderal Raden Soeprapto, Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo Haryono, Mayor Jenderal Siswondo Parman, Brigadir Jenderal Donald Isaac Panjaitan, dan Brigadir Jenderal Sutoyo Siswomiharjo.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.