Lirik Lengkap 'Lagu Patah Hati' Ciptaan Last Child yang Begitu Dalam

Lirik Lengkap 'Lagu Patah Hati' Ciptaan Last Child yang Begitu Dalam

LAST Child kembali menunjukkan eksistensinya di belantika musik Indonesia melalui karya terbaru yang penuh emosi dan makna mendalam. Setelah menghadirkan versi terbaru dari lagu lama mereka, Pedih, kini mereka mempersembahkan single baru berjudul Lagu Patah Hati. Karya ini lahir dari proses kreatif yang sangat personal, dengan para personel, Virgoun (vokal), Dimas Rangga (bass), dan Ipank (drum), menyalurkan pengalaman emosional masing-masing dalam sebuah sesi songwriting camp. Hasilnya yakni lagu yang tak hanya menyentuh secara lirik, tetapi juga mencerminkan dinamika batin para anggota Last Child yang dituangkan secara jujur dalam musik.

Berikut lirik lengkapnya:

Ku kan selalu ingat wajah cantikmu

Di malam terakhir kita bertemu

Tepat sebelum kau pergi dariku

Malam jadi saksinya

Saat kita berdua sepakat tuk berpisah

Tak perlu engkau menyesali semua

Ku harap engkau baik-baik saja

Aku mengerti

Kita tak seharusnya begini

Bisa apakah kita

Jika takdir berkata berbeda

Harusnya cerita kita

Seperti lagu yang indah

Yang orang-orang nyanyikan

Dalam pesta pernikahan

Namun apa yang terjadi

Semesta tak merestui

Kini kau hanya menjadi

Isi bait dari lagu patah hati ini

Satu bulan sudah

Sepiku menghebat tanpa pelukanmu

Kamarku masih berwangi parfummu

Fotomu masih tersimpan di dompetku

Aku mengerti

Kita tak seharusnya begini

Bisa apakah kita

Jika takdir berkata berbeda

Harusnya cerita kita

Seperti lagu yang indah

Yang orang-orang nyanyikan

Dalam pesta pernikahan

Namun apa yang terjadi

Semesta tak merestui

Kini kau hanya menjadi

Isi bait dari lagu patah hati ini

Harusnya cerita kita

Seperti lagu yang indah

Yang orang-orang nyanyikan

Dalam pesta pernikahan

Namun apa yang terjadi

Semesta tak merestui

Kini kau hanya menjadi

Isi bait dari lagu patah hati ini

Harusnya cerita kita

Seperti lagu yang indah

Yang orang-orang nyanyikan

Dalam pesta pernikahan

Namun apa yang terjadi

Semesta tak merestui

Kini kau hanya menjadi

Isi bait dari lagu patah hati ini.(far)