Maxime Bouttier Jadi Suami Toxic di Series Bercinta dengan Maut
Industri serial streaming Indonesia kembali menghadirkan tontonan baru dengan cerita penuh misteri dan drama emosional. Series Bercinta dengan Maut dijadwalkan tayang mulai 29 Mei 2026 dan langsung menarik perhatian publik karena menggabungkan unsur thriller, romansa, hingga konflik keluarga yang rumit.
Series ini mengangkat kisah seorang perempuan bernama Raya yang hidup dalam kerasnya kehidupan. Suatu hari, ia menemukan fakta mengejutkan bahwa dirinya memiliki saudara kembar identik bernama Ana yang hidup bergelimang kemewahan. Hubungan keduanya perlahan menjadi sangat dekat hingga akhirnya tragedi besar terjadi ketika Ana meninggal secara misterius. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Gala Premiere Series Bercinta dengan Maut
Kematian tersebut membuat Raya memutuskan menyamar menjadi Ana demi membongkar rahasia keluarga besar Ardhana yang penuh intrik. Dari situlah konflik demi konflik mulai bermunculan, termasuk hubungan toxic yang melibatkan karakter Aldo, diperankan oleh Maxime Bouttier.
Dalam konferensi pers series tersebut, Maxime Bouttier mengungkap bahwa karakter Aldo memang sengaja dibangun dengan lapisan emosi yang kompleks. Di awal cerita, sosok Aldo terlihat sederhana dan tenang. Namun seiring berjalannya episode, sisi manipulatif dan toxic dari dirinya mulai terlihat jelas.
“Mungkin sebenarnya Aldo ini on the surface level ya, di surface gitu kayaknya lumayan simple sih. Gak ada double meaning atau apa, dia tuh bener-bener kayak orangnya emang kayak gitu,” ujar Maxime Bouttier saat konferensi pers di Jakarta pada Kamis, 21 Mei 2026.
Namun, menurut Maxime, penonton perlahan akan melihat perubahan karakter Aldo dari episode ke episode. Ia menyebut hubungan Aldo dengan Ana memperlihatkan sisi toxic yang cukup kuat.
“Nanti lama-lama juga kelihatan sedikit ada toxicity-nya. Dari episode 1 udah kelihatan sebenarnya toxicity-nya terhadap Ana gitu ya,” lanjutnya.
Maxime juga menjelaskan bahwa karakter Aldo sebenarnya dibentuk oleh tekanan keluarga dan lingkungan sekitarnya. Hal tersebut membuat karakter yang dimainkan terasa semakin rumit dan penuh emosi tersembunyi.
“Tapi memang lama-lama kayak memang ada alasan sih kenapa depth-nya tuh udah mulai kelihatan di episode berikutnya gitu. Episode ketiga, episode keempat gitu. Tapi itu semua memang tuntutan, banyaknya memang dari tuntutan keluarga,” katanya.
Hubungan cinta segitiga antara Aldo, Ana, dan Bella juga menjadi salah satu konflik utama dalam series ini. Maxime menjelaskan bahwa karakter Aldo memiliki perlakuan berbeda terhadap dua perempuan tersebut.
“Aldo itu kan ke Ana itu seperti apa dan ke Bella itu lebih terbuka atau lebih wild. Dan sama Ana udah kayak controlling gitu loh. Aku tuh lebih… Aldo itu lebih mau tampil kamu seperti ini ya di depan semua orang,” jelas Maxime.
Sementara itu, Haico Van Der Veken yang memerankan Ana dan Raya mengaku tantangan terbesar dalam series ini adalah memainkan karakter ganda dengan emosi yang berbeda. Ia harus memerankan Raya yang menyamar menjadi Ana tanpa kehilangan identitas asli karakternya.
“Challenge terbesarnya di situ. Karena kan dia baru kenal sama Ana gak lama juga kan. Dan dia harus langsung masuk ke keluarga itu. Dia harus pura-pura jadi Ana,” ujar Haico.
Selain menghadirkan konflik psikologis yang kuat, Bercinta dengan Maut juga dipenuhi unsur misteri pembunuhan yang membuat penonton terus dibuat penasaran hingga episode terakhir. Sutradara Dom Dharmo mengatakan bahwa pembangunan atmosfer emosional dalam series ini dilakukan dengan detail visual dan pendekatan karakter yang matang.
“Jadi kita dari tim produksi tuh lebih ke teknis. Gimana nyampein emosi ini dengan tepat, sesuai dengan karakternya dari pergerakan kamera, blocking, framing, dan tone warnanya juga,” ungkap Dom Dharmo.