1 Dekade Otospector, Luncurkan Bursa Mobil Online
PT Otospector Global Indonesia (Otospector) mengembangkan lini bisnisnya. Melalui platform bursa mobil bekas digital Otos.id, mereka bermaksud memperkuat ekosistem otomotif dan bisnis berbasis daring di Indonesia.
Langkah ini juga dilakukan berbarengan dengan satu dekade kiprahnya di industri mobil bekas di Indonesia.
“Sepuluh tahun perjalanan Otospector telah mengajarkan kami bahwa membeli mobil bekas sering dianggap penuh risiko. Di momen ini, kami ingin mengubah persepsi itu,” ucap Jeffrey Andika, Founder sekaligus CEO Otospector dalam siaran pers (03/05).
Menurutnya ekspansi bisnis kali ini digunakan untuk terus membangun kepercayaan konsumen. Terlebih pada pasar mobil bekas online.

“Melalui Bursa Mobil Otos.id setiap mobil sudah lulus inspeksi, bergaransi 1 tahun dari Otospector. Tidak hanya itu, terdapat juga layanan darurat 24 jam dan konsumen bisa membeli mobil bekas dengan tenang,” ujar Jeffrey kemudian.
Adapun platform Otos.id menawarkan fitur pencarian cerdas berdasarkan merek, kategori, harga, hingga lokasi serta opsi pembayaran tunai maupun kredit.
Otospector bekerjasama dengan salah satu perusahaan pembiayaan yang memungkinkan simulasi kredit transparan.
Proses transaksi dirancang sederhana melalui tiga tahap, yakni pencarian unit, penjadwalan test drive dan aktivasi garansi setelah pelunasan, guna memastikan pengalaman pembelian yang praktis dan aman bagi konsumen.
“Visi kami adalah menciptakan ekosistem digital otomotif yang tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga membangun kepercayaan konsumen terhadap pasar mobil online,” jelas Jeffrey.

Laman resmi Otospector dirancang sederhana dengan tiga langkah yakni mencari mobil impian melalui filter cerdas, menjadwalkan test drive di showroom mitra terpercaya.
Lalu mengaktifkan garansi Otospector gratis setelah pelunasan. Garansi ini menjadi perlindungan ekstra lengkap dengan layanan darurat 24 jam selama masa garansi aktif.
“Dengan alur sederhana ini, bursa mobil Otos.id membuktikan bahwa membeli mobil bekas tidak harus penuh risiko. Justru sebaliknya, prosesnya bisa praktis, aman, dan bebas cemas, menjadikan setiap mobil bukan sekadar pilihan, melainkan investasi yang terlindungi untuk perjalanan hidup konsumen,” tutup Jeffrey.