Intip Spotify Listening Lounge: Ruang Hi-Fi Eksklusif di London
- Spotify meluncurkan ruang "slow listening" permanen di markas besar mereka, London.
- Fasilitas ini menggunakan sistem audio stereo kelas atas untuk memaksimalkan kualitas lossless.
- Desain interior memadukan estetika mid-century modern dengan akustik yang presisi.
- Inisiatif ini bertujuan mendekatkan penggemar super dengan musisi melalui sesi dengar intim.
Spotify resmi memperkenalkan Spotify Listening Lounge sebagai ruang khusus untuk menikmati musik secara mendalam. Berlokasi di jantung kantor pusat London, fasilitas ini dirancang untuk menghidupkan kembali budaya "slow listening". Proyek ambisius ini lahir dari kolaborasi tim pemasaran Spotify bersama studio desain Friendly Pressure dan Cake Architecture.
Fokus pada Kualitas Spotify Lossless dan Budaya Mendengar
Billie Baier, Co-Head Marketing Spotify Inggris & Irlandia, menyatakan bahwa audio lossless menjadi pemicu utama proyek ini. Pihaknya ingin menunjukkan cara terbaik menikmati kualitas suara premium kepada publik. Selain teknologi, aspek emosional antara artis dan penggemar juga menjadi prioritas utama Spotify.
Ruang ini menawarkan pengalaman yang sangat intim bagi para fans setia. Di sini, album musik tidak hanya diputar, tetapi diapresiasi sebagai sebuah karya seni yang utuh. Konsep ini menantang tren konsumsi musik cepat yang mendominasi era streaming saat ini.
Spesifikasi Audio Kelas Sultan di Dalam Lounge
Bintang utama dari ruangan ini adalah sistem stereo besutan Shivas Howard-Brown dari Friendly Pressure. Perangkat audio yang digunakan mencakup streamer Bluesound Node Icon dan PrimaLuna DAC. Selain itu, terdapat PrimaLuna Evo 400 Valve Preamplifier yang dipadukan dengan dua Power Amplifier Bryston 3B Cubed.
Estetika Desain dan Era Baru Apresiasi Musik
Hugh Scott Moncrieff dari Cake Architecture merancang lounge ini sebagai sebuah perjalanan sensorik. Pengunjung akan melewati pintu masuk yang gelap sebelum masuk ke area utama yang hangat dan lembut. Desain ini bertujuan untuk menenangkan pikiran pengunjung sebelum mereka mulai fokus mendengarkan musik.
Interior bergaya mid-century modern menciptakan suasana yang nyaman layaknya ruang tamu pribadi. Pengunjung bahkan diwajibkan melepas sepatu untuk menjaga keintiman dan kebersihan ruang. Kombinasi arsitektur dan teknik suara ini menetapkan standar baru dalam cara industri merayakan sebuah album.